Bentuk Kepedulian, Polres Pasuruan Salurkan Bansos untuk Korban Sambaran Petir di Desa Cowek

Polres Pasuruan
Kapolres Salurkan Bansos kepada Warga Desa Cowek yang Tersambar Petir. (Foto: Saichu - Kanal News)

PASURUAN, KanalNews.id – Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan, Jawa Timur, menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga Dusun Sempuh, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat musibah sambaran petir. Senin (15/12/2025).

Bantuan diserahkan langsung oleh Kapolsek Purwodadi Iptu Sugiardi Prianto bersama jajaran, sebagai bentuk kehadiran nyata dan dukungan Polri di tengah masyarakat yang tertimpa musibah.

Baca Juga :  Sukseskan Pilkada 2024, Disdukcapil Sumenep Ajak Warga Segera Rekam KTP-el

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri, khususnya saat warga menghadapi situasi darurat akibat bencana alam.

“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga Desa Cowek. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban dan membantu proses pemulihan pasca kejadian,” ujar AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Sambaran petir yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah rumah warga di Dusun Sempuh mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan instalasi listrik, selain menimbulkan kerugian material dan trauma bagi warga.

Baca Juga :  TNI Bangun Desa, TMMD ke-127 Kodim 0819/Pasuruan Resmi Dimulai

AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa Polres Pasuruan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana serta pelayanan kemanusiaan.

Sementara itu, Pramu, salah satu warga terdampak, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Pasuruan dan Polsek Purwodadi. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang berusaha bangkit setelah musibah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kemeriahan Warga Kampung Pocang Timur Meriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-80

Polres Pasuruan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengambil langkah pencegahan guna meminimalisasi risiko bencana serupa di masa mendatang. (*)