KOTA PASURUAN, KanalNews.id – Pemerintah Kota Pasuruan kembali membuka ruang prestasi bagi generasi muda melalui Turnamen Bola Basket Wali Kota Cup 3×3 Tahun 2026 antar-SMP Negeri dan Swasta se-Kota Pasuruan. Kompetisi ini resmi bergulir pada Sabtu (27/06/2026) di GOR Untung Suropati.
Turnamen yang mempertemukan puluhan tim putra dan putri ini tidak hanya mengejar prestasi di atas lapangan, tetapi juga fokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta semangat sportivitas antarpelajar.
Kemeriahan pembukaan turnamen ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Pasuruan Dr. H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., Ketua DPRD Kota Pasuruan H. Toyib, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Dyah Ermitasari, S.T., M.T., serta Ketua Perbasi Kota Pasuruan dr. Hega Rahmantya. Hadir pula jajaran pengurus Perbasi, para kepala sekolah, guru pendamping, hingga orang tua peserta yang antusias memberikan dukungan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menegaskan bahwa olahraga merupakan instrumen penting dalam mencetak generasi muda yang sehat dan kompetitif. Menurutnya, melahirkan atlet hebat tidak bisa instan, melainkan harus dikondisikan sejak dini melalui kompetisi yang terstruktur.
“Pemkot Pasuruan berkomitmen menghadirkan ruang bagi anak muda untuk melejitkan potensi mereka. Turnamen Wali Kota Cup ini bukan sekadar mencari juara, tapi merupakan investasi jangka panjang untuk membangun karakter, mental juara, dan kedisiplinan generasi kita,” ujar Mas Adi sapaan akrab Wali Kota. Sabtu (27/6/2026).
Ia berharap dari lapangan GOR Untung Suropati ini, kelak lahir bibit-bibit unggul yang mampu membawa nama Kota Pasuruan berbicara banyak di kancah provinsi hingga nasional.
Senada dengan Wali Kota, Ketua DPRD Kota Pasuruan H. Toyib memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai kompetisi olahraga seperti ini sangat efektif sebagai wadah positif remaja agar terhindar dari pengaruh negatif.
“Anak-anak kita butuh ruang untuk menyalurkan energi mereka ke hal yang produktif. Lewat basket 3×3 ini, jiwa kepemimpinan, rasa percaya diri, dan solidaritas mereka ditempa. DPRD tentu mendukung penuh program pembinaan seperti ini,” tutur Toyib.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Pasuruan Dyah Ermitasari menjelaskan bahwa Wali Kota Cup 3×3 merupakan agenda berkelanjutan. Melihat tingginya minat pelajar terhadap basket, Dispora ingin memastikan rantai pembinaan tidak terputus.
“Kami ingin membangun ekosistem olahraga yang sehat. Dari turnamen ini, pemantauan bakat (scouting) bisa berjalan, sehingga kita punya stok atlet potensial untuk diproyeksikan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelas Dyah.
Optimisme serupa diungkapkan oleh Ketua Perbasi Kota Pasuruan, dr. Hega Rahmantya. Mengingat format 3×3 kini sudah menjadi cabang olahraga resmi di kancah internasional, ia melihat peluang besar bagi pelajar Pasuruan untuk bersaing.
“Antusiasme sekolah dan pelajar sangat luar biasa. Ini modal berharga. Perbasi siap mengawal konsistensi pembinaan ini agar lahir atlet yang siap unjuk gigi di tingkat regional maupun internasional,” tegas dr. Hega.
Suasana kompetisi sendiri berlangsung sengit dan meriah. Gemuruh dukungan dari tribun oleh para guru dan orang tua sukses memompa semangat bertanding para peserta, menjadikan turnamen ini bukan sekadar berebut piala, melainkan pesta olahraga pelajar yang penuh rasa kebersamaan. (*)





















