Perkuat Kemampuan Fiskal, DPRD Sumenep Desak Pemkab Maksimalkan Potensi Pendapatan Daerah

Ketua DPRD Sumenep
FOKUS: Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin Saat Memimpin Sidang Paripurnan di Kantor DPRD Setempat. (Foto: Istimewa/Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — DPRD Kabupaten Sumenep mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep mengoptimalkan seluruh potensi pendapatan daerah guna memperkuat kemampuan fiskal di tengah meningkatnya kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik.

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin menilai masih banyak sumber pendapatan yang dapat digarap lebih maksimal. Menurut dia, penguatan pendapatan daerah menjadi kunci agar pemerintah memiliki ruang yang cukup untuk menjalankan berbagai program prioritas.

Sejumlah sektor dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), mulai dari pajak daerah, retribusi, pengelolaan aset, hingga pengembangan potensi ekonomi di wilayah daratan dan kepulauan.

“Pemkab harus mampu memaksimalkan seluruh sumber pendapatan yang sah. Jangan hanya bergantung pada transfer dari pemerintah pusat,” pintanya. Kamis (11/06/2026).

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan upaya meningkatkan pendapatan daerah tidak cukup hanya dengan menaikkan target penerimaan. Pemerintah daerah juga perlu melakukan pembenahan tata kelola secara menyeluruh.

Menurut Zainal sapaan karibnya, langkah yang perlu dilakukan antara lain memperkuat pengawasan, memperbaiki sistem pendataan, serta memastikan seluruh objek pajak dan retribusi terdata secara akurat.

“Kami juga mendorong pemerintah daerah melakukan berbagai inovasi untuk menggali sumber-sumber pendapatan baru yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap kas daerah,” ujarnya.

Dengan meningkatnya pendapatan daerah, kata Zainal, pemerintah akan memiliki ruang fiskal yang lebih luas untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Potensi yang ada harus dipetakan dengan baik. Jika dikelola secara optimal, tentu akan memberikan tambahan pendapatan yang signifikan bagi daerah,” jelasnya. (*)