SUMENEP, KanalNews.id – RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Kabupaten Sumenep, menargetkan penguatan layanan kesehatan pada 2026 guna menjadi rumah sakit rujukan terbaik regional.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan peningkatan difokuskan pada kapasitas layanan, SDM, fasilitas, serta digitalisasi sistem pelayanan.
“Penguatan ini kami lakukan secara bertahap, dengan memanfaatkan status rumah sakit yang kini telah meningkat menjadi tipe B, sehingga mampu menangani kasus yang lebih kompleks,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.
Status tipe B, menurut Dokter Erly sapaan akrabnya menjelaskan, membuka peluang penanganan kasus medis lebih luas, termasuk layanan kegawatdaruratan 24 jam melalui IGD, ICU, serta PICU dan NICU.
“Pengembangan layanan spesialis juga diprioritaskan, terutama bidang jantung dan paru sebagai bagian dari layanan unggulan rumah sakit pada tahun ini, ” ungkapnya.
Di sisi lain, Dokter Erly juga mengatakan, RSUDMA juga mempercepat digitalisasi layanan untuk meningkatkan kemudahan akses dan efisiensi pelayanan bagi masyarakat.
“Dengan sistem ini, masyarakat bisa melakukan pendaftaran dan pengaturan jadwal pemeriksaan secara daring, sehingga waktu tunggu dapat ditekan dan pelayanan menjadi lebih efisien,” tegasnya.
Optimalisasi sistem antrean digital itu, masih kata Dokter Erly, terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional menjadi langkah konkret dalam transformasi pelayanan berbasis teknologi.
“Selain itu, RSUDMA Sumenep juga memperluas akses layanan bagi peserta BPJS Kesehatan agar pelayanan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat tanpa hambatan, ” ujarnya.
Manajemen juga memastikan peningkatan layanan tetap mengedepankan keselamatan pasien sebagai prioritas utama dalam setiap proses medis.
Dengan dukungan tenaga medis dan pemerintah daerah, RSUD menargetkan menjadi rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Madura.
“Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah sepanjang tahun 2026,” pungkasnya. (*)





















