Beranda / Regional / Jawa timur / Tapal Kuda / Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Banyuwangi Fokus Daya Saing SDM dan Hilirisasi

Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Banyuwangi Fokus Daya Saing SDM dan Hilirisasi

Musrenbang

BANYUWANGI, KanalNews.id – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi. Jumat, 06 Maret 2026.

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah menetapkan arah pembangunan 2027 dengan menitikberatkan penguatan daya saing sumber daya manusia, hilirisasi ekonomi, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Bupati Ipuk sapaan karibnya mengatakan, penyusunan rencana pembangunan daerah dilakukan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Kondisi geopolitik dunia dinilai berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi nasional maupun daerah.

Baca Juga :  Percepat Pelayanan Publik, Bupati Banyuwangi Launching Program "Lapor Camat"

“Perencanaan penyusunan pembangunan daerah 2027 dihadapkan dalam situasi global yang tidak pasti. Konflik di Timur Tengah telah memicu gejolak ekonomi dunia. Berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia, mengganggu rantai pasok, serta tekanan inflasi,” kata Ipuk. Jumat (06/03/2026).

Selain faktor global, sambung Bupati Ipuk, pemerintah daerah juga mempertimbangkan sejumlah isu strategis nasional dalam penyusunan RKPD 2027.

Baca Juga :  Gebrakan Baru Bupati Banyuwangi, Puskesmas Disulap Jadi Mall Orang Sehat

Di antaranya penguatan ketahanan pangan dan energi sebagai respons terhadap ketidakpastian global serta dampak perubahan iklim.

Pemerintah juga menargetkan percepatan penurunan kemiskinan ekstrem dan pengurangan stunting sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Kemudian transformasi ekonomi melalui hilirisasi, penguatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta digitalisasi sektor-sektor produktif.

Baca Juga :  Bupati Ipuk Ajak IDI Banyuwangi Perkuat Layanan Jemput Bola Warga Rentan

Selain itu, peningkatan kualitas SDM akan ditempuh melalui reformasi pendidikan dan pemerataan layanan kesehatan.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pengendalian inflasi daerah guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. (*)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *