Peduli Tradisi Keilmuan Klasik Pondok Pesantren, Pemkab Sumenep Gelar MQK

MQK
Kabag Kesra Setdakab Sumenep, Kamiluddin Didampingi Tim Dewan Juri Saat Mengumumkan Para Juar Lomba MQK di Pendopo Agung Keraton Sumenep. (Foto: Helman JR - Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – Guna merawat tradisi keilmuan Klasik di Pondok Pesantren, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Musabaqah Qira’atul Kitab (MQK). Senin, 21 Oktober 2024.

Kegiatan yang dikemas dengan kompetisi baca kitab kuning yang bertempat di Pendopo Agung Keraton Sumenep itu juga dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2024.

Diketahui, lomba baca kitab kuning yang dibuka langsung oleh Sekda Sumenep Edy Rasiyadi itu berlangsung sejak pukul 07.30 WIB. hingga usai sekitar pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan informasi dihimpun media ini, kegiatan rutin tahunan itu diikuti sebanyak 44 peserta putra-putri delegasi dari sejumlah pondok pesantren di Sumenep, tingkat Wustho dengan rentang usia 14-18 tahun.

Kepala Bagian Kesra Setdakab Sumenep, Kamiludin, mengatakan kegiatan ini tidak hanya digelar sebagai kompetisi, melainkan juga sebagai upaya untuk melestarikan tradisi keilmuan Islam klasik Pondok Pesantren yang diwariskan turun-temurun.

Baca Juga :  Usung Tema Kesejahteraan Masyarakat, KPU Sumenep Gelar Debat Kedua Pilkada 2024

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menerjemahkan, dan memahami teks berbahasa Arab, serta memupuk kecintaan terhadap ilmu agama,” katanya kepada KanalNews.id. Senin (21/10/2024).

Lebih lanjut, Kamil panggilan akrabnya menjelaskan, kompetisi baca kitab kuning itu juga bertujuan mendorong peserta agar lebih giat lagi memperdalam ilmu agama dari sumber-sumber primer dan memperkuat semangat belajar dalam lingkungan pesantren.

“Artinya kegiatan ini mendorong Santri agar cinta terhadap ilmu yang jelas sanadnya, bukan belajar dari internet, apalagi medsos,” ungkapnya.

Setelah proses penjurian oleh tim dari LBM PCNU Sumenep, yakni Ke Halimi, Kiai Hadiri, dan Syafiq Mas’ud, pihaknya mengumumkan sang juara atau peserta terbaik dalam lomba baca kitab kuning tahun ini.

Berikut daftar pemenang lomba MQK yang digelar Pemkab Sumenep dalam rangka memperingati HSN 2024:

Kategori Putra:

Juara 1: Habiburrahman – 1.035

Baca Juga :  Bupati Sumenep Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan 2024, Ini Harapan Kadiskoperidag

Juara 2: Irdatul Ubadi – 960

Juara 3: Ilham Nabil Satriawan – 950

Harapan 1: M. Luai – 940

Harapan 2: M. Abyan – 935

Harapan 3: Fawaid Abdul Rahman – 930

Kategori Putri:

Juara 1: Alfi HWS – 1.045

Juara 2: Lathifatul Hasanah – 970

Juara 3: Silsilaturrahmah – 965

Harapan 1: Siti Nur Asyifa – 935

Harapan 2: Nisa’s Shafiyah – 900

Harapan 3: Lailatul Fitriyah – 875

“Masing-masing pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan nono tunai yang akan diserahkan pada upacara puncak HSN 2024, besok, tanggal 22 Oktober, di halaman kantor Setdakab Sumenep,” imbuh Kamiludin, usai mengumumkan para juara.

Baca Juga :  Kemeriahan Bangil Carnival Rayakan Hari Jadi Pasuruan ke-1096

Terpisah, salah seorang pendamping peserta, delegasi dari Ponpes Annuqayah Latee, Farid, mengapresiasi inisiatif Pemkab Sumenep atas terselenggaranya MQK yang bertepatan dengan momentum HSN 2024 ini.

“Ini menjadi tanda bahwa komitmen pemerintah untuk melestarikan tradisi keilmuan Islam ada. Kami dari Pondok Pesantren Annuqayah patut berbangga, kita ke sini bersama lima peserta, terdiri dari dua putri dan tiga putra,” ungkap Farid.

Lebih lanjut, Farid menyampaikan harapan agar pemerintah bisa mengagendakan kegiatan semacam ini untuk tahun-tahun selanjutnya dengan sasaran peserta lomba dari luar daerah.

“Dengan skala peserta yang lebih besar lagi, tentunya dengan mempersiapkan juknis yang matang. Ya, semoga ke depan bisa lebih baik, dan setidaknya, lomba ini bisa memotivasi para santri agar semangat untuk belajar lebih giat lagi,” pungkas Farid. (*)