Saatnya NU Sumenep Dipimpin Pemimpin Muda yang Visioner, Ini Calonnya!

Calon Ketua NU Sumenep
Potret Calon Kuat Ketauan NU Sumenep Periode 2025-20230. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — Dorongan regenerasi kepemimpinan NU Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali menguat menjelang Konfercab, pada Ahad, 07 Desember 2025 besok.

Sejumlah kader muda menilai sudah saatnya NU Sumenep dipimpin figur muda, visioner, dan berintegritas tinggi agar mampu menjawab tantangan organisasi ke depan.

Syamsuni, kader muda NU yang juga Bendahara ISNU Sumenep, menegaskan perlunya NU menghadirkan pemimpin yang tidak hanya paham tradisi, tetapi juga mampu membaca perubahan zaman secara progresif.

“NU harus dipimpin tokoh yang berani mengambil langkah strategis, menjaga marwah organisasi, dan tetap berpihak pada kepentingan jamaah. Ini momentum penting,” kata Syamsuni, Jum’at (05/12/2025).

Baca Juga :  Konfercab NU Sumenep Makin Dekat, Empat Figur Besar Muncul

Lebih lanjut, mantan aktivis PMII Guluk-Guluk itu menilai ada beberapa figur yang layak dipertimbangkan sebagai calon Ketua PCNU Sumenep. Pertama, KH. Salahuddin A Warits, beliau pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk daerah Lubangsa yang dikenal sebagai figur berintegritas dengan karakter teduh.

Banyak warga NU menilai sosoknya mampu menjadi penengah sekaligus penjaga harmoni di tengah dinamika organisasi.

“Beliau ini punya ketegasan, tetapi tetap mengutamakan persatuan. Itu kualitas penting dalam memimpin PCNU yang sangat heterogen,” ujarnya.

Figur kedua, sambung Syamsuni, adalah KH. A Wasid, tokoh muda progresif yang telah berproses panjang di NU sejak IPNU. Selain memiliki rekam jejak kaderisasi yang lengkap, ia saat ini menjabat Kepala Kantor Kemenag Sumenep.

Baca Juga :  Persiapan Rampung, Hari ini PCNU Sumenep Siap Gelar Konfercab NU di Pesantren Annuqayah

“Mas Wasid adalah representasi kader muda yang matang. Pengalamannya di struktur menunjukkan dia mengerti dinamika organisasi. Banyak anak muda NU melihat beliau sebagai figur pembaharu,” ungkap Syamsuni.

Calon ketiga, masih kata dia, adalah KH. Muhammad Husnan A Nafi’, yang juga salah satu pengasuh Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk yang juga menjabat Rektor Universitas Annuqayah (UA). Menurutnya, K. Husnan memiliki kapasitas akademik dan kepemimpinan yang kuat.

“Beliau ini sosok pemimpin yang tenang, terukur, dan punya visi pendidikan yang maju. Kombinasi itu penting bagi NU dalam menjawab tantangan modern,” ujar Syamsuni.

Baca Juga :  Penunjukan Akis Sebagai Ketua Picu Gelombang Kegaduhan di Tokoh Pembesar NasDem Sumenep

Bahkan ia menegaskan bahwa NU Sumenep memiliki potensi besar berkembang lebih cepat jika dipimpin figur yang mampu melakukan konsolidasi kader, memajukan pendidikan, dan memperkuat basis sosial NU.

“Siapapun yang nanti memimpin, yang penting dia punya keberanian memajukan NU dan memprioritaskan kaderisasi. NU butuh pemimpin yang kerja nyata, bukan simbol belaka,” tegasnya.

Dorongan dari kalangan muda ini menambah dinamika jelang Konfercab yang diperkirakan berlangsung kompetitif. Sejumlah warga NU berharap momentum ini menghasilkan pemimpin yang mampu membawa NU Sumenep ke arah lebih modern, solid, dan berdaya saing. (*)