KH. Washil Hasyim Resmi Ditetapkan Sebagai Rois Syuriah PC NU Sumenep Periode 2025-2030

KH Washil Hasyim
KH Washil Hasyim Pengasuh Ponpes Sumber Payung, Ganding, Saay Menyatakan Kesiapannya Menjadi Rois Syuriah PC NU Sumenep Periode 2025-2030. (Foto: Helman JR - Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber Payung, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, KH. Washil Hasyim resmi ditetapkan sebagai Rois Syuriah PC NU Sumenep periode 2025-2030.

Penetapan itu setelah lima (5) Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) melakukan sidang musyawarah mufakat (Aklamasi) selama 15 menit dengan dipimpin langsung oleh Pimpinan Sidang, KH Ahsanul Haq dari PW NU Jatim.

Diketahui, dari 5 AHWA itu 3 hadir secara langsung yakni, KH. Hafidzi Syarbini sebagai juru bicara, KH. Abd A’la Basyir, dan K. Pandji Taufiq. Sementara dua AHWA lainnya mengikuti secara daring (Zoom Meeting) yakni; KH. Abdullah Kholil dan KH. Aminuddin Jazuli.

Baca Juga :  Figur Muda Diunggulkan, Warga NU Dorong Regenerasi Kepemimpinan di PCNU Sumenep

“Sudah terpilih, yaitu KH.  Washil Hasyim sebagai Rois Syuriah PC NU Sumenep Periode 2025-2030,” katanya, menyampaikan hasil musyawarah mekanisme AHWA, Ahad malam (07/12/2025) pada pukul 22.19 WIB.

Diketahui, saat pengumuman itu, KH Washil Hasyim tidak berada di lokasi. Sehingga, panitia menghubungi yang bersangkutan melalui telepon meminta untuk hadir ke lokasi konferensi cabang NU Sumenep di halaman PP. Annuqayah Latee, Guluk-Guluk.

Baca Juga :  Pj Bupati Pamekasan Ucapkan Selamat kepada Paslon Kharisma

Sementara itu, pimpinan sidang pleno KH Ahsanul Haq mengakatakan, sebelum ditetapkan sebagai Rais Syuriah yang bersangkutan harus ditanyakan kesanggupannya.

Tepat pada pukul 22.32 WIB, Kiai Washil hadir ke lokasi, disambut haru dan tepuk tangan para peserta konfercab. Kemudian pimpinan sidang mempersilakan Kiai Washil menaiki podium sidang pleno.

Setelah ditanyakan kesanggupannya, Kiai Washil dengan terbata-bata dan wajah kaget menyanggupi amanah sebagai Rais Syuriah PCNU Sumenep 2025-2030.

Baca Juga :  Peduli Kebutuhan Masyarakat Rentan, Dinsos P3A Sumenep Koordinasi Program 2025 ke Sentra Soeharso

“Saya ini santrinya Kiai A’la, saya santri Lirboyo. Kalau mendapat amanah dari NU siap tidak siap saya harus siap. Meskipun, mungkin ini bukan maqam saya,” ungkapnya yang kemudian disambut tepuk tangan bahagia para peserta konfrensi. (*)