Figur Muda Diunggulkan, Warga NU Dorong Regenerasi Kepemimpinan di PCNU Sumenep

Warga NU
Kolase Foto Warga NU di Birokrasi Mohammad Iksan dan Kandidat Kuat Ketua NU Sumenep. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id — Warga Nahdlatul Ulama di lingkungan birokrasi Sumenep menilai regenerasi kepemimpinan di PCNU Sumenep sudah menjadi kebutuhan mendesak jelang Konfercab pada Minggu, 7 Desember 2025 besok.

Mohammad Iksan, ASN yang juga kader NU, menyebutkan ada empat figur masuk bursa ketua PCNU Sumenep periode 2025–2030. Mereka ialah KH. Abd Wasid, K. Panji Taufiq, KH. MD Widadi, dan KH. A Busyro Karim.

Menurut Iksan panggilan akrabnya menyampaikan, regenerasi wajib dilakukan agar NU Sumenep tetap berkembang dan relevan dengan tantangan zaman. Bahkan Ia menilai figur muda lebih tepat memimpin organisasi Nahdliyin lima tahun mendatang.

Baca Juga :  Proyek Pemeliharaan Saluran Air di Situbondo Diduga Bobrok Dan Lemah Pengawasan

“NU Sumenep butuh energi baru. Regenerasi penting agar organisasi terus bertumbuh dan mampu menjawab kebutuhan jamaah di era sekarang,” katanya kepada KanalNews.id. Rabu (03/12/2025).

Dari empat nama itu, Iksan mengatakan, KH. Abd Wasid sebagai figur paling ideal. Menurutnya, Abd Wasid merupakan kader muda multitalenta dengan rekam jejak kaderisasi lengkap mulai dari IPNU.

Baca Juga :  Saatnya NU Sumenep Dipimpin Pemimpin Muda yang Visioner, Ini Calonnya!

“Beliau visioner, multitalent, dan tumbuh dari kaderisasi paling dasar. Itu modal kuat memimpin NU Sumenep,” tegas Iksan.

Namun, Iksan juga menilai Abd Wasid perlu cermat mengatur waktu karena saat ini menjabat Kepala Kemenag Sumenep. Sebab menurutnya jabatan itu menuntut konsentrasi khusus yang harus dipertimbangkan.

Sementara untuk K. Panji Taufiq, Iksan menilai sudah waktunya memberi ruang kepada kader muda setelah memimpin PCNU Sumenep hampir 15 tahun atau tiga periode.

“Beliau sudah sangat lama mengabdi. Mohon maaf, secara usia juga sudah sepuh. Sudah saatnya memberi kesempatan kepada yang muda,” ujar Iksan.

Baca Juga :  Kasus Fraud Bank Jatim Makin Memanas, Kuasa Hukum Bang Alief Beber 22 Nama Ikut Terlibat?

Terkait KH. A Busyro Karim, Iksan meyakini tokoh senior tersebut tidak berkenan kembali maju sebagai calon ketua PCNU Sumenep. Menurutnya, Kiai Busyro lebih memilih fokus pada pesantrennya.

Iksan menegaskan siapa pun yang terpilih nanti harus membawa NU Sumenep lebih progresif, inklusif, serta dekat dengan kebutuhan umat di tingkat bawah. (*)