Film Horor ‘The Bell’ Angkat Urban Legend Belitong

Film Horor
Potret Lokasi Syuting Film Horor "The Bell" yang Berlokasi di Bangka Belitung. (Foto: Imran - Kanal News)

BELITUNG TIMUR, KanalNews.id – Sinemarta Buana Kresindo, memproduksi film horor berjudul “The Bell” (Panggilan Untuk Mati) di Belitung Timur (Beltim), Provinsi Bangka Belitung.

Diketahui, salah satu Lokasi syuting film horor tersebut juga termasuk Bukit Samak Manggar dan Gantung Kabupaten Beltim

Produser film, Aris Muda, menyatakan syuting hari pertama hingga ketujuh berlangsung di salah satu rumah di Bukit Samak Manggar, kala itu Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur sempat berkunjung.

Baca Juga :  Konferensi XI NU Ganding Siap Digelar, Ketua Panitia; Konsolidasi Kader Menuju Perubahan

Aris mengungkapkan bahwa “The Bell” adalah singkatan dari “Belitong.” Film ini mengangkat cerita “Hantu Penebok,” sebuah urban legend lokal dari awal 1900-an.

“Film ini mengangkat tema horor dan kearifan lokal, termasuk sejarah tambang timah kolonial,” kata Aris pasa awak media. Selasa (27/8/2024).

Lebih lanjut, Aris berharap film tersebut dapat menghidupkan kembali kisah misteri dan potensi wisata Belitong. Apalagi lokasi syuting di Belitong dipilih karena memang keunikan alamnya.

Baca Juga :  Telan Anggaran Rp 34 Miliar, Dinas PUPR Beltim Bakal Lelang 17 Paket Proyek

Artis ibu kota seperti Ratu Sofya, Shalom Razade, dan Givina turut berperan dalam film ini. Sekitar 35% kru film berasal dari Belitong, termasuk produser Sahani Saleh.

Sementara itu, Produser Beny Gunawan, yang juga berdarah Belitung Timur, menambahkan bahwa proses pembuatan film ini berlangsung selama 16 hari.

Beny berharap film ini menjadi ikon baru Belitong dan menarik kembali wisatawan. “Target kami akhir tahun ini film sudah tayang,” harapnya.