SUMENEP, KanalNews.id — Realisasi investasi di Kabupaten Sumenep pada 2025 menembus Rp 2 triliun. Capaian itu disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, Abd. Rahman Riadi.
Menurut Rahman panggilan akrabnya menyampaikan, angka tersebut mencakup investasi migas dan nonmigas. Realisasi investasi di Sumenep terbagi dalam dua kategori tersebut.
“Apabila realisasi investasi tanpa migas hanya mencapai Rp 1 triliun 916 miliar 810 juta 857 ribu,” kata Rahman di kantornya, Senin (12/01/2026).
Lebih lanjut, Rahman menjelaskan, investasi 2025 masih didominasi sektor UMKM. Bidang usaha utama meliputi perdagangan makanan, minuman, eceran, dan konstruksi.
Rahman juga mengungkapkan adanya kendala perizinan sepanjang 2025. Hambatan muncul akibat perubahan regulasi perizinan berusaha berbasis risiko.
“Aturannya berubah dari PP Nomor 5 Tahun 2021 menjadi PP Nomor 28 Tahun 2025,” ujarnya.
Menurut dia, kendala serupa tidak hanya dialami Sumenep. “Bahkan kendala ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Sumenep saja melainkan di seluruh Indonesia,” pungkas Rahman. (*)





















