Bupati Sumenep Sukses Tingkatkan Indeks Kesalehan Sosial Melalui Gotong Royong

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Saat Mengisi Salah Satu Kegiatan Kepemudaan. (Foto : Kanal News)

Sumenep, kanalnews.id – Melalui gerakan gotong royong, pemerintah daerah berhasil meningkatkan indeks kesalehan sosial masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kamis (16/02/2023).

Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Indeks Kesalehan Sosial masyarakat Sumenep naik menjadi 82,30 dari 80,46 pada tahun 2022 kemarin.

Keberhasilan tersebut tidak luput dari perhatian Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, yang selalu getol mengajak semua elemen masyarakat untuk selalu gotong royong.

Seruan itu disampaikan Bupati Sumenep dengan sederet prestasi itu, setiap mengisi acara atau kegiatan pada saat memberikan sambutan baik giat kedinasan ataupun kegiatan sosial masyarakat.

Baca Juga :  Raih Peringkat ke-6 MTQ se Jatim, Jember Jadi Tuan Rumah MTQ 2025

Sebab menurut Bupati Fauzi biasa dipanggil menjelaskan, bahwa gotong royong tidak hanya memiliki arti kerja bakti kebersihan namun memiliki arti luas.

“Saya dukung E-Berpadu pengertian gotong royong itu luas, tidak melulu soal kerja bakti kebersihan, tapi jauh dari itu, budaya gotong royong bisa diwujudkan dalam ikut serta membangun negara atau daerah ke arah yang lebih baik,” kata Bupati Sumenep. Kamis (16/02/2023).

Baca Juga :  Usai Lolos Seleksi, RSUDMA Beri Orientasi Tempat Kerja Bagi Pegawai BLUD

Bahkan Politisi PDI Perjuangan itu, melahirkan sebuah konsep pentahelix agar semua elemen bisa ikut andil bergotong royong membangun daerah.

“Jadi semua elemen bisa ikut serta membangun dan mengembangkan daerah di segala sektor dengan mengedepankan kearifan lokal dan bersumber daya lokal,” timpal Bupati Fauzi.

Dalam arti lain, sambung suami Nia Kurnia itu, gotong royong juga merupakan sebuah kekuatan masyarakat Indonesia untuk terus maju dan berkembang.

Gotong royong sebagai simbol persatuan sebagaimana tertuang dalam butiran Pancasila yakni Persatuan Indonesia,” pungkas Bupati Fauzi. (Hil/KN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *