Telan Anggaran Rp 34 Miliar, Dinas PUPR Beltim Bakal Lelang 17 Paket Proyek

Lelang
Kepala DPUPRP2RKP Kabupaten Beltim Idwan Firkri, Saat Dikonfirmasi di Ruang Kerjanya. (Foto: Imran - Kanal News)

BELTIM, KanalNews.id – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Pertanahan dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRP2RKP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan melelang secara terbuka 17 paket proyek di Tahun Anggaran 2024 ini. Senin, 04 Maret 2024.

Dari 17 paket proyek yang akan dilelang itu mayoritas untuk pembangunan jalan, baik Jalan Kabupaten maupun Jalan Lingkungan.

Bacaan Lainnya

Kepala DPUPRP2RKP Kabupaten Beltim, Idwan Fikri mengatakan, untuk Proyek Pembangunan Jalan Kabupaten di Bidang Bina Marga setidaknya ada 7 paket.

7 paket tersebut diantaranya; Pembangunan Jalan Kecamatan Kelapa Kampit, Simpang Pesak, Air Nayu – Lilang Kecamatan Gantung, Batu Begalang, Nyuruk-Tungkup dan Ngarawan – Pancur Desa Padang Kecamatan Manggar.

“Total anggarannya kurang lebih Rp 34 miliar. Anggarannya ada yang dari APBD Kabupaten Beltim senilai Rp8 milyar, dari DAK (Dana Alokasi Khusus) lebih kurang Rp 13 miliar dan dari DBH (Dana Bagi Hasil) Perkebunan Sawit Rp 6 miliar tahun 2023 dan 2024,” kata Idwan di ruang kerjanya, Senin (04/03/2024).

Lebih lanjut, Idwan panggilan akrabnya menjelaskan, untuk Proyek Pembangunan Jalan Lingkungan di Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman ada tiga paket, yakni di Kecamatan Gantung dan dua Kecamatan Manggar. Dengan total anggaran kurang lebih Rp 4 miliar.

“Anggarannya Rp1,6 miliar untuk yang di Kecamatan Gantung, Rp 1,6 milyar di Kecamatan Manggar, dan Rp 600 juta untuk yang di Desa Bentaian Kecamatan Manggar,” beber Idwan.

Sementara untuk Bidang Sumber Daya Air, Mantan Kepala Bidang Bina Marga ini menyatakan ada 5 paket proyek. Yang paling besar dengan anggaran Rp 5 miliar yakni proyek Pembangunan Penahan Abrasi Pantai Burung Mandi Kecamatan Damar.

“Nanti kita akan bikin penahannya gelombangnya dengan rapi sekalian tempat destinasi wisata kayak yang ada di Pantai Pasir Padi Bangka. Saat ini kita tengah melakukan sosialisasi dengan warga,” ungkap Idwan.

Sisanya yakni dua paket berasal dari Bidang Cipta Karya. Dua paket tersebut akan diperuntukkan untuk pemeliharaan jaringan SPAM.

“Kalau untuk pembangunan taman kita belum ada. Saya berharap mudah-mudahan tahun depan di Bidang Cipta Karya akan ada proyek yang besar,” harap Idwan.

Ketua Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Sriwijaya Palembang ini mengakui jika di tahun 2024 ini anggaran DPUPRP2RKP lebih besar dari tahun 2023. Bertambahnya anggaran ini karena adanya penambahan bidang baru yakni Bidang Perkim.

“Tahun 2023 Rp 80 miliar, sekarang Rp 98 milar. Tahun ini kita juga ada bansos untuk pembangunan dan rehab rumah kurang layak huni,” pungkas Idwan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *