Peduli Ketahanan Pangan, Bupati Fauzi Dianugerahi Penghargaan Bergengsi Tingkat Jatim

Penghargaan Bergengsi
Gubernur Jatim, Khafifah Indar Parawansa Saat Memberikan Penghargaan Bergengsi Kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Dibidang Pertanian dan Ketahanan Pangan. (Foto: Ist - Kanal News).

SURABAYA, KanalNews.id – Lagi-lagi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kembali meraih penghargaan bergengsi berkat kegigihannya memimpin Kabupaten paling ujung pulau Madura. Rabu, 15 November 2023

Terbaru, Bupati Fauzi panggilan akrabnya mendapatkan anugrah penghargaan bergengsi tingkat Jawa Timur (Jatim) dibidang pertanian dan ketahanan pangan.

Bacaan Lainnya

Penghargaan bergengsi tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Jatim Khafifah Indar Parawansa kepada Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo di JX International Convention Exhibition (Jatim Expo), Rabu (15/11/2023) malam.

Bupati Sumenep mengatakan, penghargaan bergengsi ini adalah yang sekian kalinya didapatkan selama tahun 2023 dari Pemrov Jatim, kali ini adalah penghargaan atas kepeduliannya terhadap ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan marginal.

“Semoga, penghargaan ini menjadi dorongan untuk meningkatkan pemanfaatan lahan marginal yang muaranya demi meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Fauzi, usai menerima penghargaan di Surabaya. Rabu (15/11/2023) malam.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten yang berjuluk Kota Keris itu menjelaskan, lahan marginal yang dimanfaatkan adalah dataran tinggi yang sangat mendukung peningkatan produktifitas bawang merah varietas unggulan lokal, yakni varietas Rubaru.

Bahkan menurut Bupati dengan sederet prestasi itu menjelaskan, bahwa bawang merah varietas Rubaru tersebut telah mendapatkan pengakuan dari negara melalui keputusan Menteri Pertanian Nomor 2525/Kpts/SR.120/5/2011.

“Produksi bawang merah varietas Rubaru tahun 2020 mencapai luas panen 977 hektar, produksi 6.876 ton dan produkvitas 7,038 ton perhektar,” ungkapnya.

hekta

“Kemudian tahun 2021 luas panen 1.669 hektar, produksi 11.946 ton dan produkvitas 7,158 ton perhektar dan pada 2022 luas panen 1.586 hektar, produksi 11.553 ton dan produkvitas 7,285 ton perhektar,” imbuh Politisi PDIP itu.

Adapun Lahan marginal di Kabupaten Sumenep, sambung Pria yang saat ini mulai akarab disapa Cak Fauzi mengatakan, mencapai 72.453,37 hektar, sedangkan lahan marginal di Kecamatan Rubarau 4.378,55 hektar dan luas tanam bawang merah di lahan marginal Kecamatan Rubaru 1.198 hektar.

“Pengelolaan lahan komoditas bawang merah mencapai 27,36 persen dari lahan marginal di Kecamatan Rubaru,” tuturnya.

Oleh karenanya, Ketua DPC PDIP Sumenep itu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membawa Pertanian Sumenep semakin berkembang, terutama kepada para petani yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah berinovasi dalam rangka mendukung ketahanan pangan, ” ujar Cak Fauzi.

“Inovasi dibidang pertanian merupakan wujud dari kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Jadi penghargaan ini untuk mengapresiasi dan memotivasi masyarakat di sektor pertanian,” pungkas suami Nia Kurnia itu.

Untuk diketahui, selain penghargaan bergengsi dibidang pertanian, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sumenep juga menerima piagam penghargaan sebagai juara 2 Lomba Cipta Menu Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) 2023 yang diterima langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi.

Sedangkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep juga mendapatkan penghargaan stand terbaik katagori Estetika Terbaik pada peringatan Hari Pangan Sedunia ke-43.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *