Melalui BKPSDM, Pemkab Sumenep Umumkan Formasi Rekrutmen PPPK Tahun 2023

Melalui BKPSDM, Pemkab Sumenep Umumkan Formasi Rekrutmen PPPK Tahun 2023
Ahmad Masuni, Kepala BKPSDM Sumenep, Saat Diwawancarai di Ruang Kerjanya. (Foto: ist - Kanal News).

SUMENEP, KanaNews.id – Melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, mengumumkan formasi rekrutmen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) tahun 2023. Rabu, 30 Agustus 2023.

Kepala BKPSDM Sumenep, Ahmad Masuni menyampaikan, bahwa formasi rekrutmen PPPK untuk tahun 2023 sebanyak 311 orang dari berbagai bidang, salah satunya formasi guru dan kesehatan.

“Formasi rekrutmen PPPK 2023, untuk Kabupaten Sumenep sebanyak 311 orang. Terbanyak pada formasi guru sebanyak 183 dan tenaga teknis serta tenaga kesehatan masing-masing 66 orang,” katanya kepada media ini. Rabu (30/08/2023).

Baca Juga :  BCC Kedatangan Tamu Studi Banding Nasabah PNM Cabang Banyuwangi, Mojokerto dan Denpasar

Lebih lanjut, Masuni menjelaskan, pada formasi guru, PPPK tahun 2023 ini didominasi oleh guru agama dari pada guru mapel lainnya.

“Pada formasi guru dengan kuota 183 itu, sebagian besar adalah guru agama sebanyak 133 dan sisanya guru bidang lain, ” ungkapnya menjelaskan

Kendati demikian, mantan Kepala DPMD Sumenep itu menjelaskan, meski sudah ada formasi rekrutmen PPPK untuk tahun 2023, tapi untuk tahapan pelaksanaannya belum ditentukan.

“Untuk jadwal dan tahapan rekrutmen belum ditentukan, sebab kami saat ini masih menerima formasi saja, sementara jadwal tahapan suratnya belum turun dari pusat, ” ujarnya menjelaskan.

Baca Juga :  Catatan Buku Putih, Upeti 1,5 Milyar Diantar Kerumah ADP

“Jadi, masyarakat yang mau ikut silahkan siapkan persyaratannya. Kemungkinan tidak akan jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dan pengalaman kerja pasti memiliki nilai lebih,” timpalnya.

Oleh seban itu, Masuni mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya terhadap oknum tertentu yang menjanjikan bisa meluluskan peserta rekrutmen. Sebab, proses seleksi ini menggunakan sistem komputerisasi.

“Jangan percaya pada iming-iming orang yang menjanjikan bisa meluluskan. Silahkan ikuti tahapan sesuai ketentuan yang ada,” pungkas Masuni. (Man/Red). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *