Listrik Padam Sejak Dini Hari, Aktivitas Warga Ketawang Larangan, Sumenep Lumpuh

Ilustrasi Pemadaman Listrik di Desa Ketawang Larangan, Ganding, Sumenep. (Foto: Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – Pasokan listrik di Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, sejak dini hari sekitar pukul 03.00 WIB hingga siang ini masih padam tanpa kejelasan apapun dari pihak PLN. Rabu, 13 Januari 2026.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena sangat mengganggu dan merugikan aktivitas harian masyarakat, terutama kebutuhan rumah tangga yang bergantung pada pasokan listrik.

Baca Juga :  Polemik Pembangunan Tambak, Warganet Sebut Kades Gersik Putih Jangan Sok Berkuasa dengan Jabatannya

Ibu Dahlia, warga Dusun Tengginah, Desa Ketawang Larangan, mengaku kesulitan beraktivitas sejak listrik padam tanpa informasi sebelumnya dari pihak PLN.

“Kami tidak bisa memasak karena alat masak dan peralatan lain tidak berfungsi akibat listrik padam,” katanya pada media ini. Rabu pagi. (13/01/2025).

Keluhan serupa disampaikan pelaku usaha kecil di desa setempat. Pemadaman listrik menyebabkan kerugian karena barang dagangan tidak bisa dipersiapkan seperti biasanya.

Baca Juga :  Jangan Lewatkan! Pemkab Sumenep Bakal Gelar Pameran Museum Madura 2024

Hal itu disampaikan oleh, Ibu Aini, warga Dusun Raas, Desa setempat, dia mengaku usahanya terdampak langsung akibat pemadaman tersebut.

“Saya jual es buah dan es krim. Es belum beku karena listrik mati, jadi tidak bisa dijual hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala PLN ULP Sumenep, Pangky Yonkynata Ardiyansyah, saat dihubungi KanalNews.id belum memberikan keterangan penyebab pemadaman listrik di desa tersebut.

Baca Juga :  Kolaborasi Sedekah Rombongan dan Pemdes Ponteh Gelar Khitanan Massal

Pangky meminta media menunggu informasi lebih lanjut. Ia mengaku masih akan menghubungi petugas PLN yang bertugas di wilayah Kecamatan Ganding.

“Kami masih berkoordinasi dengan petugas di wilayah Ganding. Mohon bersabar, nanti akan kami informasikan setelah mendapat laporan lengkap,” terang Panky. (*)