Beranda / Regional / Jawa timur / Tapal Kuda / Forum Bukber di Rumah Kebangsaan Jadi Panggung Adu Gagasan Bupati Banyuwangi

Forum Bukber di Rumah Kebangsaan Jadi Panggung Adu Gagasan Bupati Banyuwangi

Forum Bukber

BANYUWANGI, KanalNews.id — Di hadapan tokoh yang kerap melontarkan kritik, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memilih duduk dan berdialog pada acara Buka bersama (Bukber) di Rumah Kebangsaan, Karangrejo, Kamis (26/2/2026) sehingga forum itu berubah menjadi forum adu gagasan lintas elemen.

Lebih dari seratus tokoh hadir. Mereka datang dari kalangan agamawan, akademisi, pegiat sosial, tokoh perempuan, pers, LSM, hingga budayawan. Sejumlah di antaranya dikenal vokal mengkritik kebijakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga :  Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Banyuwangi Fokus Daya Saing SDM dan Hilirisasi

Bupati Ipuk panggilan akrabnya tampak duduk setara, tanpa sekat protokoler. Bahkan Bupati dua periode itu tampak menanggapi beragam isu, mulai dari tambang, infrastruktur jalan, hingga layanan publik. Forum berlangsung terbuka dan cair.

“Saya bersyukur bisa berdialog langsung dengan Bupati seperti ini. Berbagai persoalan yang selama tak terselesaikan bisa didialogkan dengan baik,” ujar Herman Sjahthi, akademisi sekaligus aktivis sosial. Sabtu (28/02/2026).

Apresiasi serupa disampaikan Andi Purnama, podcaster yang kerap menyoroti kebijakan publik. Ia menilai ruang dialog yang egaliter memberi dampak positif bagi kualitas diskursus publik.

Baca Juga :  Polresta Banyuwangi Bangun Sumur Bor, Warga; Terimakasih Pak Polisi

“Ada pertukaran perspektif dan pemikiran di antara kami yang kemudian melahirkan saling kepahaman. Jadi, tidak lagi hanya satu sisi dalam melihat sebuah peristiwa,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, KH. Achmad Wahyudi yang menyampaikan tausiyah menyinggung pentingnya keberanian pemimpin menghadapi persoalan secara terbuka.

“Kita lihat saat ini, bagaimana Ibu Ipuk menjelaskan soal tambang, infrastruktur jalan, hingga layanan publik seperti ini, adalah sebuah keberanian dari seorang pemimpin. Hadir langsung dan menuntaskan persoalan merupakan karakter yang baik,” urai pengasuh PP Adzikra, Tukangkayu.

Baca Juga :  Melon Hidroponik Dongkrak Ekonomi, Bupati Ipuk Dorong Pertanian Modern

Ketua Rumah Kebangsaan Banyuwangi, Hakim Said, mengatakan forum tersebut mengusung semangat 3KO—Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi—sebagai fondasi membangun daerah.

Menurut dia, pertemuan itu menjadi ruang mempererat ukhuwah Ramadan sekaligus memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). (*)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *