KOTA PASURUAN, KanalNews.id — Wali Kota Pasuruan, Dr. Adi Wibowo, M.Si., secara resmi melantik dan mengambil sumpah Lucky Danardono, A.P M.M sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif.
Prosesi pelantikan tersebut dilangsungkan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Jumat (30/10/2026).
Sebelum mengemban posisi definitif ini, Lucky Danardono sebelumnya bertugas sebagai Penjabat (Pj) Sekda Kota Pasuruan.
Selain melantik Sekda definitif, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan juga melantik empat pejabat administrator serta menyerahkan surat penugasan kepada 28 guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah di lingkungan Pemkot Pasuruan.
Adapun keempat pejabat administrator yang turut dilantik meliputi:
Agus Setiabudi sebagai Inspektur Pembantu II pada Inspektorat.
Lilik Pujiwati sebagai Inspektur Pembantu III pada Inspektorat.
Ari Imanuddin sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Widya Rusvitasari sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Pasuruan.
Prosesi pelantikan ini dihadiri secara langsung oleh Wakil Wali Kota Pasuruan H. M. Nawawi, pimpinan DPRD, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, serta para tamu undangan. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Pasuruan dan Sekda Kota Probolinggo.
Dalam arahannya, Wali Kota Adi Wibowo menegaskan bahwa jabatan Sekda memegang peranan yang sangat strategis sebagai motor penggerak birokrasi pemerintahan sekaligus koordinator pelayanan publik.
“Jabatan Sekretaris Daerah memiliki posisi yang sangat strategis. Menjadi motor penggerak birokrasi pemerintahan, koordinator penyusunan kebijakan, serta jembatan penghubung antara kebijakan Kepala Daerah dengan seluruh Perangkat Daerah dan masyarakat,” ujar Mas Adi, sapaan akrab Wali Kota Pasuruan.
Mas Adi berpesan agar Sekda yang baru dilantik dapat menjadi pengayom serta katalisator gagasan dari seluruh OPD guna merumuskan harapan bersama secara teknokratis. Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Pasuruan untuk menanggalkan ego sektoral dan mendukung penuh kepemimpinan Sekda yang baru.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, bekerja dengan sungguh-sungguh, mengembangkan inovasi, menjaga loyalitas kedinasan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Menurutnya, mutasi, rotasi, dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan efektivitas birokrasi, serta menjawab tuntutan pelayanan publik yang kian berkembang. Penempatan jabatan tersebut telah melalui pertimbangan aspek kompetensi, integritas, rekam jejak, dan kebutuhan organisasi.
“Maka, harus inovatif, harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan-kebutuhan generasi hari ini. Perspektifnya tentu harus mempertimbangkan perspektif hari ini juga kebutuhan-kebutuhan masa depan bagi generasi kita semuanya,” pesan Mas Adi.
Menutup arahannya, Mas Adi mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan demi kemajuan bersama.
“Selamat bekerja, selamat bertugas. Bangun sinergi, kolaborasi dengan stakeholders, dengan berbagai pihak. Mari kita merangkul semuanya. Mari kita bergandengan tangan, suksesnya kita tentu menjadi kesuksesan bersama, bukan kesuksesan pribadi-pribadi,” pungkasnya. (Saichu)















