Beranda / Regional / Jawa timur / Madura / Sumenep / Bersama Damkar, SMSI Sumenep Bekali Siswa SDN Kebunan 1 Hadapi Bahaya Kebakaran

Bersama Damkar, SMSI Sumenep Bekali Siswa SDN Kebunan 1 Hadapi Bahaya Kebakaran

Damkar dan SMS Sumenep

SUMENEP, KanalNews.id — Anak-anak perlu mengetahui cara menyelamatkan diri sebelum kebakaran terjadi. Edukasi itulah yang diberikan Pemadam Kebakaran (Damkar) Sumenep kepada siswa SDN Kebunan 1, Kecamatan Kota Sumenep, Jawa Timur. Jum’at, 30 Oktober 2026.

Kegiatan edukasi keselamatan tersebut melibatkan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep. Siswa diperkenalkan pada potensi penyebab kebakaran, langkah pencegahan, hingga tindakan penyelamatan saat keadaan darurat.

Materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami siswa sekolah dasar. Mereka juga diperkenalkan dengan tugas dan fungsi petugas pemadam kebakaran.

Kepala SDN Kebunan 1, Setyorini, S.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurut dia, pengetahuan mengenai pencegahan kebakaran penting ditanamkan sejak usia dini.

“Menurut kami, kegiatan ini sangat penting untuk diperkenalkan kepada anak-anak sejak dini. Mereka perlu mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan kebakaran dan bagaimana cara menyelamatkan diri ketika menghadapi situasi berbahaya,” katanya. Jumat (30/10/2026).

Baca Juga :  RSUD Moh Anwar Sumenep Lengkapi Poli Rehabilitasi Medik dengan Alat Canggih

Setyorini menilai, sosialisasi tersebut tidak hanya memberikan manfaat kepada siswa, tetapi juga menambah wawasan para guru mengenai penanganan keadaan darurat.

“Semoga ilmu yang diberikan hari ini bisa menjadi bekal bagi anak-anak ketika menghadapi keadaan darurat. Kegiatan ini juga menjadi pengetahuan baru bagi kami sebagai pendidik, sehingga nantinya bisa ikut mengingatkan dan membimbing siswa tentang pentingnya keselamatan,” tambahnya.

Ia berharap edukasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kesadaran mengenai keselamatan semakin tumbuh di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Achmad Sukron dari bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sumenep mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya anak-anak.

Menurut dia, pengenalan tugas Damkar sejak dini penting agar siswa memahami bahwa pekerjaan petugas pemadam kebakaran tidak sebatas memadamkan api.

“Kegiatan ini merupakan salah satu ikhtiar kami untuk berbagi ilmu kepada anak-anak. Kami ingin mereka memahami cara mencegah kebakaran, mengetahui bahaya di sekitarnya, serta tidak panik ketika menghadapi keadaan darurat,” jelasnya.

Baca Juga :  Ramadan Berkah, Gubernur Jatim Salurkan Bansos Miliaran Rupiah untuk Warga Banyuwangi

Dalam sosialisasi tersebut, petugas juga menjelaskan berbagai tugas Damkar. Di antaranya memadamkan kebakaran, menyelamatkan manusia, serta mengevakuasi hewan yang berada dalam situasi berbahaya.

Petugas juga dapat membantu menangani berbagai keadaan darurat, seperti mengevakuasi orang terjebak dan menolong hewan yang membutuhkan pertolongan.

“Jadi, tugas Damkar bukan hanya memadamkan api. Kami juga membantu menyelamatkan orang dan hewan yang berada dalam bahaya. Jika ada keadaan darurat yang membutuhkan bantuan, masyarakat bisa menghubungi petugas agar mendapatkan pertolongan,” terangnya.

Selain mengenalkan tugas Damkar, siswa diberikan pemahaman mengenai kebiasaan sederhana untuk mencegah kebakaran.

Mereka diingatkan agar tidak bermain korek api, tidak menggunakan kompor tanpa pengawasan orang dewasa, serta menjauhi kabel listrik yang rusak.

Baca Juga :  Sumenep Batik Festival 2024 Resmi Dibuka, 81 Peserta Siap Tampil

Petugas juga menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan ketika menemukan api atau asap mencurigakan.

Anak-anak diminta tidak mencoba memadamkan kebakaran besar seorang diri. Mereka harus segera menjauh ke tempat aman dan melaporkan kejadian kepada guru, orang tua, atau orang dewasa.

“Kalau melihat api atau asap, jangan mendekat dan jangan mencoba memadamkannya sendiri. Segera menjauh ke tempat aman, kemudian beri tahu guru atau orang dewasa agar bisa meminta bantuan,” pungkasnya.

Petugas Damkar juga menginformasikan layanan Call Center 112 yang dapat dihubungi masyarakat ketika menghadapi keadaan darurat.

Melalui kolaborasi Damkar dan SMSI Sumenep tersebut, siswa diharapkan memiliki pengetahuan dasar untuk mengenali potensi bahaya dan mengambil tindakan penyelamatan yang tepat.

Edukasi ini diharapkan menjadi bekal keselamatan bagi anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. (Hil)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *