Rehabilitasi Sekolah Rp29 Miliar, Disdik Sumenep Gaspol hingga Desember 2025

Rehabilitasi Sekolah
Salah Satu Sekolah Dasar di Sumenep Dalam Proses Pengerjaan Rehabilitasi. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, KanalNews.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tengah mempercepat program rehabilitasi besar-besaran untuk SD, TK, dan SMP dengan total anggaran Rp29,34 miliar.

Program ini menyasar puluhan sekolah di wilayah daratan dan kepulauan. Fokus utamanya bukan sekadar mempercantik tampilan, tetapi menjamin keselamatan dan kelayakan ruang belajar.

Dari total anggaran tersebut, pemerintah pusat melalui APBN mengucurkan Rp22,19 miliar. Dana itu digunakan untuk memperbaiki 13 SD, empat SMP, dan lima TK.

Baca Juga :  Sukses Atasi PMK, DKPP Sumenep Diganjar Penghargaan Bergengsi

Sementara dana APBD sebesar Rp7,15 miliar diperuntukkan bagi rehabilitasi 16 sekolah dasar di wilayah kabupaten ujung timur Madura itu.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Disdik Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi, mengatakan progres fisik proyek per pertengahan Oktober telah mencapai sekitar 30 persen.

“Targetnya rampung penuh pada Desember 2025 agar siap dipakai saat tahun ajaran berikutnya,” ujar Ardiansyah, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga :  Miris..! Getol Tolak Tambak Garam, Warga Gersik Putih Dipolisikan Oleh Investor

Lebih lanjut, Ardi panggilan akrabnya menjelaskan, pekerjaan meliputi perbaikan ruang kelas rusak berat maupun sedang, pembangunan toilet siswa dan guru, serta revitalisasi UKS, perpustakaan, dan ruang guru.

“Disdik menerapkan dua model pelaksanaan proyek, yaitu untuk dana APBN melalui sistem swakelola. Sedangkan proyek berbasis APBD dijalankan dengan skema non-faktual,” katanya.

Menurut Ardiansyah, pengawasan dilakukan secara berkala agar pekerjaan sesuai jadwal. “Kami melakukan monitoring rutin. Target kami, semua proyek rampung Desember dan siap digunakan siswa saat tahun ajaran baru,” pungkasnya. (*)