Turun ke Sawah, Danramil Purwosari Bersama Petani Sukseskan Gerakan Tanam Padi Serempak

TNI Turun ke Sawah
Danramil bersama pemerintahan dan petani turun langsung ke sawah (Foto: Saichu - Kanal News)

PASURUAN, KanalNews.id — Upaya mendukung program strategis Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan terus diperkuat di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Komitmen ini diwujudkan melalui gerakan percepatan tanam padi serempak dalam agenda koordinasi lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang digelar di lahan pertanian Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Senin (31/8/2026).

Dengan mengenakan pakaian lapangan, Danramil 0819/21 Purwosari Kapten Czi Mukrab bersama jajaran penyuluh dan petani setempat turun langsung ke area persawahan untuk memegang bibit dan menanam padi secara bersama-sama.

Kehadiran jajaran TNI di tengah para petani menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mengawal program prioritas pemerintah di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Gerakan tanam padi serempak ini diproyeksikan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan, mempercepat masa tanam, meningkatkan indeks pertanaman (IP), serta mendorong lonjakan produksi padi di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Kapten Czi Mukrab menegaskan bahwa TNI melalui jajaran satuan kewilayahan selalu siap pasang badan dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga para petani.

“Kami siap mendukung penuh program pemerintah di sektor pertanian. Gerakan tanam padi serempak ini merupakan bentuk sinergi bersama untuk meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus mewujudkan ketahanan pangan nasional,” tegas Danramil Purwosari. Senin (31/08/2026).

Ia berharap aksi nyata di lapangan ini dapat menginjeksikan semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi serta menjaga keberlanjutan sektor pertanian di wilayah Purwosari.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan semangat gotong royong ini mencerminkan kokohnya kemitraan antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh, dan masyarakat tani dalam mengawal terwujudnya swasembada pangan. (*)