Lawatan ke Jatim, Sekjen PDI Perjuangan Kobarkan Semangat Menangkan Pilkada 2024

Sekjen PDI Perjuangan
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Saat Mawatan ke Jatim Didampingi Risma Rismaharini Calon Gubernur Jawa Timur. (Dhonny - Kanal News)

BANYUWANGI, KanalNews.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, membangkitkan semangat seluruh jajaran kader partai untuk memenangkan calon dalam Pilkada serentak 2024.

Hasto menekankan pentingnya kekompakan, gotong royong, dan semangat juang tinggi untuk memenangkan Pilkada 2024.

“Semangat harus tetap berkobar hingga pelaksanaan Pilkada serentak 2024 ini, ” katanya saat konsolidasi internal di Havana Waterpark, Banyuwangi. Senin malam (04/11/2024),

Baca Juga :  Hadirkan Kolaborasi Seni Lintas Budaya, Pemkab Sumenep Bakal Gelar Festival Musik Tong-Tong Terbesar di Madura

Pada kesempatan itu, Hasto panggilan karibnya jug memberikan strategi untuk mendukung kemenangan pasangan calon PDI Perjuangan.

“Lima poin penting perlu dilakukan agar tim hebat bisa menang di Pilkada,” ujarnya menegaskan.

Poin tersebut meliputi tim yang terjun langsung menyapa masyarakat, tim juru kampanye, saksi, dukungan tokoh masyarakat, serta tim buru sergap untuk pengamanan.

Baca Juga :  Gelar Razia, Polres Berhasil Amankan 311 Botol Miras Berbagai Jenis

Hasto menambahkan, tim yang berinteraksi langsung dengan masyarakat akan lebih memahami kebutuhan masyarakat dan meraih dukungan mereka.

Selain itu, tim juru kampanye harus bisa menyampaikan pesan dan program calon secara jelas dan persuasif.

“Kemudian, persiapan saksi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga sangat penting,” ujar Hasto.

Ia juga menekankan pentingnya tim buru sergap yang siap mengamankan Pilkada dari segala kemungkinan tekanan pihak lain.

Baca Juga :  Hari Kesaktian Pancasila, Kabag Hukum Sumenep; Benteng Kedaulatan Bangsa

“Kita tidak boleh lengah. Ajak rakyat untuk mendukung Risma-Gus Hans dan Ipuk-Mujiono,” tegasnya.

Untuk diketahui, dalam kunjungan di Banyuwangi, Hasto didampingi petinggi partai, anggota legislatif, serta seluruh jajaran kader PDI Perjuangan Jawa Timur. (*)