Labang Mesem Antar Bappeda dan BKPSDM Sumenep Raih Best Booth di Madura Night Vaganza

Bappeda
Kepala Bappeda dan Plt. BKPSDM Sumenep, Arif Firmanto, Saat Menerima Penghargaan Best Booth di Madura Night Vaganza. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, KanalNews.id — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep meraih penghargaan Best Booth di Madura Night Vaganza 2025.

Kedua OPD tersebut menampilkan konsep Labang Mesem sebagai miniatur pameran pembangunan. Konsep itu menggambarkan pelayanan publik yang ramah, penuh senyum, serta menjunjung sopan santun dan budi pekerti.

Diketahui, penghargaan diserahkan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Mohammad Iksan, kepada Kepala Bappeda sekaligus Plt Kepala BKPSDM, Arif Firmanto, pada Rabu, 3 September 2025 kemarin.

Baca Juga :  Parkir Liar di Sumenep Tak Terkendali, Bank Jatim Jadi Sorotan

“Dengan konsep Labang Mesem, kami ingin menegaskan komitmen sebagai abdi negara yang siap melayani dengan keramahan dan keikhlasan,” kata Arif Firmanto. Kamis (04/09) 2025).

Selain mengangkat budaya lokal, sambung Arif panggilan akrabnya menjelaskan, stand pameran itu juga menghadirkan inovasi energi terbarukan.

“Kami memperkenalkan teknologi hemat energi sebagai langkah menuju pembangunan berkelanjutan, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Beltim Resmi Dilantik, Fezzi Uktolseja Jabat Ketua Lagi

Menurut Arif, penerapan energi ramah lingkungan penting untuk menekan biaya listrik sekaligus menjawab keterbatasan sumber daya fosil.

“Pembangkit listrik tenaga surya merupakan alternatif yang efektif. Panel surya bisa membantu penghematan listrik jangka panjang karena memiliki garansi hingga 25 tahun,” ujarnya.

Arif menjelaskan, pemanfaatan panel surya dapat diaplikasikan untuk rumah tangga maupun bisnis. Tingkat penghematan listrik bisa mencapai 70 hingga 80 persen.

Baca Juga :  33 Warga Poreh Terima BLT DD Tahap Akhir 2024

“Di sektor residensial, penghematan bisa sampai Rp850 ribu per bulan, sementara untuk sektor bisnis bisa mencapai Rp2 juta per bulan,” katanya.

Capaian ini menunjukkan komitmen Bappeda dan BKPSDM Sumenep. Selain menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, keduanya juga mendorong inovasi energi terbarukan demi pembangunan berkelanjutan. (*)