Jabat Kepala Dinsos P3A Sumenep, Mustangin Komitmen Perbaiki Data Kemiskinan

Dinsos P3A Sumenep
Kepala Dinsos P3A Sumenep yang Baru, Mustangin, Saat Dikonfirmasi di Kantor Bupati Sumenep. (Foto: Kanal News).

SUMENEP, KanalNews.id – Terhitung sejak 21 Maret 2024 yang lalu, Mustangin dilantik sebagai pucuk Pimpinan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Tentunya dengan bergantinya pucuk pimpinan Dinsos P3A Sumenep dari Ach. Dzulkarnain kepada Mustangin, diharapkan mampu menurunkan tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumenep.

Bacaan Lainnya

Sebagai Kepala Dinsos P3A Sumenep yang baru Mustangin berkomitmen untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumenep.

“Sebenarnya begini kalau langkah-langkah itu sebetulnya sudah terprogram dan setiap tahun sudah dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” kata Mustangin kepada media ini. Kamis (18/4/2024).

Lebih lanjut, Mustangin menjelaskan, akan segera melakukan koordinasi terkait program untuk menurunkan angka kemiskinan mulai dari pemerintah pusat melalui bantuan PKH, bantuan BLT DBHCHT termasuk bantuan lainnya yang sudah dilakukan.

“Memang kondisi sekarang ini juga masyarakat memang serba sulit, setelah dua tahun kena covid memang perkembangannya masih kurang. Tidak bisa secepat kilat memang bertahap ini,” ujarnya.

Adapun data-data terkait jumlah masyarakat yang kurang mampu itu, sambung Mustangin, tetap akan diperbaiki melalui verifikasi dan validitasi yang lebih akurat, tentunya melalui mekanisme yang sudah ada.

“Itu langkah pertama mungkin perbaikan data-data yang memang perlu validasi dan verifikasi yang benar-benar sesuai kondisinya di lapangan,” ungkapnya.

“Dan kita tahu sendiri memang untuk membuat satu data itu memang kita yang harus mensinergikan dari berbagai elemen, termasuk pihak statistik sendiri yang mempunyai cara penghitungan secara terukur dan statistik,” timpalnya.

Oleh sebab itu, pihaknya akan melibatkan teman-teman dari BPS, kalau teman-teman dari PKH kan ada koordinator Kabupaten ada pendamping.

“Itu nanti akan kita sinergitaskan, biar kerja ini untuk perbaikan data dan memang yang lebih riel itu bisa terwujud dengan baik, ” tuturnya.

“Agar pemberian bantuan baik itu apapun, bukan hanya dari Sosial mungkin dari bantuan-bantuan pendidikan itu bisa, bantuan kesehatan itu bisa benar-benar kenak kepada yang memang benar-benar yang membutuhkan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *