BPRS Bhakti Sumekar Masuk Sekolah, Ajak Siswa SD Gemar Menabung

Sosialisasi Produk SimPel
Tim Bhakti Sumekar menggelar sosialisasi program Simpanan Pelajar (SimPel) di SDN Pajagalan II Sumenep. (Foto: Istimewa - Kanal News)

SUMENEP, KanalNews.id – BPRS Bhakti Sumekar menggelar sosialisasi Simpanan Pelajar (SimPel) di SDN Pajagalan II, pada Jumat, 18 Juli 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan sejak dini dan menanamkan kebiasaan menabung di kalangan pelajar.

Para siswa dan guru menyambut antusias kegiatan ini. Materi disampaikan dengan metode ringan dan mudah dipahami anak-anak.

Tim BPRS Bhakti Sumekar menjelaskan manfaat menabung, pentingnya mengelola uang sejak kecil, dan cara kerja produk SimPel.

Baca Juga :  Tentukan Arah Pembangunan, Pemkab Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2026 dan RPJMD 2025-2029

Direktur Utama (Dirut) BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyampaikan, bahwa edukasi keuangan pelajar sebagai langkah strategis mengedukasi anak-anak sejak dini.

“Kami berharap pelajar bisa memahami pentingnya menabung dan mulai membiasakan diri sejak sekarang,” ujar Hairil Fajar. Jum’at (18/07/2025).

Lebih lanjut, Fajar panggilan akrabnya menjelaskan, bahwa program “Berani SimPel” sudah sesuai dengan Perpres No. 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif.

Baca Juga :  Lebih Ekonomis dan Berkualitas, Petani Milenial Sumenep Ciptakan Pupuk Organik

“Produk tabungan SimPel ini kami buat fleksibel, sesuai kebutuhan pelajar, agar mereka belajar keuangan secara bertahap, ” jelasnya.

Selain itu, sambung Fajar, kegiatan sosialisasi itu juga disebut sebagai bentuk kolaborasi nyata antara sekolah dan BPRS Bhakti Sumekar.

“Melalui program BBS Sekolah dan SimPel, siswa dapat menabung dengan aman dan pendampingan sekolah serta bank,” kata Hairil.

Baca Juga :  Rehabilitasi Sekolah Rp29 Miliar, Disdik Sumenep Gaspol hingga Desember 2025

Semen Kepala SDN Pajagalan II, Hudi Susila, mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya program itu sebagai langkah positif dalam membentuk budaya menabung sejak dini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga bisa menjadi awal bagi anak-anak untuk lebih cerdas dalam mengelola uang,” ungkapnya.

BPRS Bhakti Sumekar berharap sosialisasi ini mendorong semangat menabung pelajar dan memperkuat inklusi keuangan syariah. (*)