Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum Bappeda Sumenep Perkuat Karakter ASN

Bappeda Sumenep
Kepala Bappeda Arif Firmanto (tengah) Foto Bersama dengan Penceramah serta Pegawainya Usai Kegiatan maulid Nabi di Aula Pertemuan. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, KanalNews.id — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum Bappeda Sumenep memperkuat karakter aparatur melalui keteladanan Rasulullah dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, ASN tidak cukup hanya bekerja profesional, tetapi juga harus memiliki moral dan spiritual sebagai landasan menjalankan tanggung jawab.

“Sebagai aparatur negara tidak hanya sekadar bekerja profesional, namun juga harus berlandaskan pada moral dan spiritual. Lewat maulid ini bisa meniru perilaku Rasulullah dalam memimpin umat,” katanya.

Menurut Arif panggilan menjelaskan, keteladanan Rasulullah dapat menjadi spirit bagi aparatur untuk membangun karakter yang baik sekaligus meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

“Peningkatan kadar keimanan itu menjadi penting untuk menjaga moral aparatur dengan karakter yang baik,” ucapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Arif saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di aula pertemuan Bappeda Sumenep, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Bappeda Sumenep.

Peringatan berlangsung khidmat dengan lantunan shalawat yang menggema, diiringi musik banjari, sehingga menambah suasana religius selama kegiatan berlangsung.

Hadir sebagai penceramah tunggal, KH. Moh. Rozin, MZ, yang memberikan tausiyah mengenai pentingnya menjaga akhlak dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain tausiyah, kegiatan tersebut juga diisi santunan anak yatim yang diberikan langsung Arif Firmanto bersama istrinya.

Arif menilai, peringatan Maulid Nabi juga memiliki nilai penting dalam mempererat silaturahmi dan solidaritas antaraparatur di lingkungan Bappeda.

Menurutnya, hubungan baik antarapegawai diperlukan untuk membangun kebersamaan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pemerintahan.

“Implementasinya, menjalankan rutinitas kerja dengan tanggungjawab yang baik, bermoral dan kompak selalu. Sehingga, visi membangun Sumenep akan tercapai dengan baik pula,” tegasnya.

Mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep itu berharap nilai keteladanan Rasulullah tidak berhenti pada seremoni Maulid Nabi.

Nilai tersebut, kata dia, perlu diterapkan dalam rutinitas kerja, terutama melalui sikap bertanggung jawab, bermoral, disiplin, dan menjaga kekompakan.

Sementara itu, KH. Moh. Rozin menegaskan pentingnya menjaga akhlak serta keutuhan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut juga relevan bagi aparatur negara agar nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat dipraktikkan ketika memberikan pelayanan dan menjalankan tugas pemerintahan. (*)