SUMENEP, KanalNews.id — Sebanyak 5.050 guru nonsertifikasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, segera menerima insentif masing-masing Rp1,5 juta.
Kepastian tersebut disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep setelah proses verifikasi nomor rekening penerima dinyatakan rampung.
Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, mengatakan, administrasi rekening yang sebelumnya dihimpun melalui Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) telah selesai diproses.
“Untuk insentif guru sudah kami proses. Nomor rekening yang disampaikan oleh BPRS sudah kita selesaikan,” kata Iksan, Kamis (17/9/2026).
Setelah proses di lingkungan Disdik rampung, sambung Iksan sapaan akrabnya menjelaskan, berkas pencairan selanjutnya akan diteruskan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumenep.
Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses administrasi keuangan sebelum dana ditransfer ke rekening masing-masing guru penerima.
Iksan memastikan, pihaknya akan mendorong agar pencairan insentif tersebut dapat segera diselesaikan.
“Yang jelas, kami upayakan secepatnya,” ujar mantan Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep itu.
Lebih lanjut, Iksan menjelaskan, program insentif tersebut diperuntukkan bagi guru yang belum memperoleh tunjangan sertifikasi.
“Besaran bantuan ditetapkan Rp1,5 juta bagi setiap penerima, dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, ” ungkapnya.
Menurut Iksan, insentif tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan dukungan bagi para guru nonsertifikasi dalam menjalankan tugas pendidikan.
“Mudah-mudahan ini menjadi oase bagi guru-guru yang nonsertifikasi,” tandasnya. (*)





















