SUMENEP, KanalNewa.id — Pemerintah Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, menggelar pameran UMKM dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Selasa malam, 18 Agustus 2026.
Informasi dihimpun media KanalNewsid, pameran UMKM itu berlangsung di sepanjang jalan raya depan Kantor Kecamatan Ganding, selama empat malam mulai 18 hingga 21 Agustus 2026.
Kegiatan ini menghadirkan 21 stand yang diikuti berbagai unsur masyarakat, pelaku usaha, pendidikan, hingga pelayanan publik di Kecamatan Ganding.
Sebanyak 14 stand merupakan perwakilan UMKM dari 14 desa yang berada di wilayah Kecamatan Ganding.
Sementara tujuh stand lainnya berasal dari dunia pendidikan melalui KKKS Kecamatan Ganding, KUA Ganding, SPPG se-Kecamatan Ganding, serta pelaku UMKM sekitar kota kecamatan.
Pantauan media ini, pameran UMKM tersebut dibuka dan diresmikan langsung Camat Ganding H. Abd. Khalid, S.Sos., M.Si.
Pembukaan pameran berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat yang datang untuk melihat sekaligus membeli berbagai produk unggulan peserta.
Camat Ganding H. Abd. Khalid mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mendorong perkembangan UMKM di wilayahnya.
“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi produk UMKM masyarakat Ganding,” kata Camat Ganding, Selasa malam (18/8/2026).
Lebih lanjut, menurut Khalid sapaan akrab Camat Ganding menjelaskan, keberadaan 14 desa dengan karakteristik produk yang beragam menjadi potensi besar untuk dikembangkan melalui kegiatan promosi dan pemasaran bersama.
“Semoga pameran UMKM ini mampu memberikan dampak positif terhadap pelaku UMKM, terutama dalam memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan minat masyarakat terhadap produk lokal, ” harapnya.
Selain menjadi ajang promosi, sambung Khalid, pameran UMKM tersebut juga dilombakan untuk menambah semarak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
“Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-81 Kecamatan Ganding telah membentuk tim juri untuk melakukan penilaian terhadap stand peserta, ” ungkapnya.
“Penilaian lomba dilakukan terhadap sejumlah aspek yang berkaitan dengan kreativitas, penataan stand, tampilan produk, serta kemampuan peserta dalam menampilkan potensi masing-masing, ” pungkasnya. (*)





















