Beranda / Regional / Warga Dukung PUPR Matim Gelar Konsultasi Publik AMDAL Pembanguan Sekolah Rakyat di Kota Komba

Warga Dukung PUPR Matim Gelar Konsultasi Publik AMDAL Pembanguan Sekolah Rakyat di Kota Komba

Konsultasi publik

NTT, KanalNews.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai Timur (Jatim) menggelar konsultasi publik penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Mabaruju, Kelurahan Watu Nggene, Kecamatan Kota Komba, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pertemuan Kecamatan Kota Komba tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan dokumen AMDAL untuk menghimpun saran, pendapat, dan tanggapan masyarakat terhadap rencana pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat itu akan memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 7,48 hektare di Mabaruju, RT 004/RW 002, Kelurahan Watu Nggene.

Fasilitas yang direncanakan meliputi jenjang pendidikan dasar, sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA). Kawasan tersebut juga akan dilengkapi asrama siswa, asrama tenaga pendidik, serta berbagai sarana penunjang lainnya. Konsultasi publik dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama.

Baca Juga :  Memasuki Masa Penen, Komisi II DPRD Sumenep Desak Pemkab Segera Tetapkan TIHT 2026

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Manggarai Timur Albertus Rangkak, anggota DPRD Manggarai Timur daerah pemilihan Kota Komba Petrus Yohanes Elmiance, serta Kepala Dinas PUPR Manggarai Timur Ferdinandus Mbembok selaku pemrakarsa kegiatan.

Kepala Dinas Sosial Manggarai Timur Maria A. Yarini Gagu juga menyampaikan pemaparan awal mengenai rencana pembangunan Sekolah Rakyat.

Selanjutnya, tim penyusun AMDAL dari Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dr. Agung Witjaksono dan A’an Jimmy Agustian, memaparkan data teknis rencana kegiatan, tahapan pelaksanaan, prakiraan dampak yang berpotensi timbul, serta komponen lingkungan yang diperkirakan terkena dampak pembangunan.

Baca Juga :  11 Pabrik Rokok Dibawah Naungan APHT Kantongi Izin Resmi Bea Cukai

Dalam sesi diskusi panel, masyarakat menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah mereka. Bahkan, warga menyatakan kesediaan mendukung apabila diperlukan pelebaran jalan menuju lokasi kegiatan.

Meski demikian, dukungan tersebut disertai sejumlah harapan agar pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan tetap memperhatikan kondisi lingkungan.

Salah satu masukan masyarakat berkaitan dengan kesempatan kerja bagi penduduk lokal. Salah satu warga sekaligus peserta dalam kegiatan tersebut berkata

“Pembangunan ini diharapkan memprioritaskan tenaga kerja lokal, melibatkan kontraktor lokal, serta menggunakan material dari penyedia lokal.” katanya. Selasa (03/11/2026).

“Perencanaan pembangunan juga perlu memperhatikan kerawanan banjir, gempa bumi, dan tsunami agar aspek keselamatan benar-benar menjadi perhatian,” imbuhnya.

Baca Juga :  Organisasi GMNI Desak Kejati NTT Segerah Turun dan Mengecek Proyek Jalan Kisol-Paan Leleng yang Diduga Mengunakan Material Ilegal

Konsultasi publik tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Manggarai Timur Albertus Rangkak, anggota DPRD Manggarai Timur daerah pemilihan Kota Komba Petrus Yohanes Elmiance, Kepala Dinas PUPR Ferdinandus Mbembok, serta Kepala Dinas Sosial Maria A. Yarini Gagu.

Hadir pula sejumlah pimpinan perangkat daerah, unsur pemerintah Kecamatan Kota Komba, aparat keamanan, Plt. Lurah Watu Nggene, perwakilan masyarakat terdampak sebanyak 19 orang, perwakilan SLB Negeri Borong, Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) Borong, lima orang insan pers, serta enam orang anggota tim penyusun AMDAL.

Dalam kesimpulan kegiatan, masyarakat menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Manggarai Timur dengan tetap memperhatikan seluruh saran, pendapat, dan tanggapan yang disampaikan selama konsultasi publik. (Alfaro) 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *