Beranda / Regional / Jawa timur / Madura / Sumenep / Sepekan Lebih Penyebab Kematian Dani Belum Jelas, Keluarga Pasien RS BHC Sumenep Kembali Bersuara

Sepekan Lebih Penyebab Kematian Dani Belum Jelas, Keluarga Pasien RS BHC Sumenep Kembali Bersuara

Hasil SS Status Keluarga Pasien RS BHC

SUMENEP, KanalNews.id — Keluarga Moh. Firman Ramadhani alias Dani, pasien yang meninggal dunia di Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) Sumenep, Jawa Timur, kembali menyuarakan kesedihan mereka.

Melalui akun TikTok yang kini menggunakan nama Kepo?, keluarga pasien mengunggah ungkapan emosional setelah lebih dari sepekan kepergian sang adik.

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun mengungkapkan luka mendalam yang masih dirasakan akibat peristiwa tersebut.

“Kenapa saya ngapus vidio ini karena saya teringat dengan LUKA yang mendalam yang sangat menyayat hati ini,” tulis pemilik akun dalam unggahan TikTok-nya, sebagaimana dikutip KanalNewa.id. Rabu (21/10/2026).

Ungkapan tersebut muncul di tengah belum adanya kejelasan yang dirasakan keluarga terkait kasus kematian Dani dari pihak rumah sakit.

Berdasarkan tangkapan layar yang diperoleh KanalNews.id pada Rabu (21/10/2026), akun TikTok Kepo? kembali dapat diakses publik setelah sebelumnya sempat diprivat.

Baca Juga :  Dinsos P3A Sumenep Cekatan Tangani Pasien Tanpa Ada Keluarga yang Jaga di RSUD

Akun tersebut sebelumnya mengunggah video perdebatan antara keluarga pasien dan seorang perawat RS BHC yang kemudian menjadi perhatian warganet.

Keluarga Masih Menanti Kejelasan

Unggahan terbaru itu kembali menyoroti persoalan yang belum sepenuhnya terjawab setelah kematian Dani.

Sebelumnya, pemilik akun sempat menghapus video yang memperlihatkan perdebatan terkait penanganan pasien di rumah sakit tersebut.

Dalam komunikasi sebelumnya dengan KanalNews.id, pemilik akun mengungkapkan bahwa video dihapus agar persoalan dapat diselesaikan secara baik-baik.

“Udh hpus biar dicarikan baik baik,” tulis pemilik akun melalui pesan langsung kepada KanalNews.id.

Pemilik akun juga menyampaikan informasi bahwa pihak rumah sakit disebut menanyakan alamat keluarga yang sedang berduka untuk kemungkinan melakukan kunjungan.

Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan sebagai bentuk komunikasi resmi manajemen RS BHC kepada keluarga pasien.

KanalNews.id belum memperoleh keterangan terbaru mengenai perkembangan komunikasi antara pihak rumah sakit dan keluarga Dani.

Baca Juga :  Diduga Ada Intimidasi! Video Cekcok Perawat RS BHC Sumenep Dihapus, Pemilik Akun Minta Takedown Berita

Ungkapan kesedihan yang kembali disampaikan melalui media sosial menunjukkan bahwa persoalan tersebut masih menyisakan beban emosional bagi keluarga yang ditinggalkan.

Meski demikian, unggahan itu tidak dengan sendirinya membuktikan adanya intimidasi ataupun kelalaian dalam pelayanan medis.

Hasil Investigasi Internal RS BHC Belum Diketahui

Diberitakan sebelumnya, Manager Humas dan Marketing RS BHC Sumenep, Sandra Rahestri, menyatakan bahwa manajemen sedang melakukan investigasi internal atas polemik yang mencuat.

“Terkait berita yang sedang beredar, kami dari manajemen belum bisa menyampaikan penjelasan terkait hal ini. Agenda kami pagi ini masih dilakukan investigasi secara internal,” kata Sandra pada Rabu (14/10/2026).

Sandra juga menyampaikan rencana untuk berkomunikasi dengan keluarga pasien setelah proses investigasi selesai.

“Insyaallah bila semua sudah kami investigasi, kami akan melakukan pendekatan dan komunikasi dengan pihak keluarga yang berduka,” ujarnya.

Baca Juga :  Ramadan Penuh Makna, Dekopinda Sumenep Santuni 50 Anak Yatim

Namun, hingga berita ini diterbitkan, KanalNews.id belum memperoleh penjelasan mengenai hasil investigasi tersebut, sebab sudah media ini sudah berulang kali konfirmasi baik datang langsung ke RS BHC dan melalui telpon dan chatting Whatsapp tidak direspon sama sekali.

Kendati demikian, KanalNews.id tetap akan berupaya meminta keterangan lanjutan kepada pihak rumah sakit juga masih dilakukan untuk mendapatkan informasi yang berimbang.

Publik kini menantikan penjelasan mengenai kronologi penanganan Dani, hasil evaluasi internal, serta langkah yang akan ditempuh manajemen untuk menanggapi pertanyaan keluarga.

KanalNews.id juga tetap membuka ruang bagi pihak RS BHC Sumenep dan keluarga pasien untuk memberikan klarifikasi maupun keterangan tambahan.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kematian Dani, dugaan kelalaian medis, serta perkembangan investigasi internal rumah sakit masih memerlukan penjelasan dan verifikasi lebih lanjut. (Hil)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *