Ini Rahasia Sukses Bupati Fauzi Majukan Koperasi Hingga Jadi Tokoh Penggerak Koperasi Nasional 2 Kali Berturu-Turut

Ini Rahasia Sukses Bupati Fauzi Majukan Koperasi Hingga Jadi Tokoh Penggerak Koperasi Nasional 2 Kali Berturu-Turut
Bupati Fauzi Saat Menerima Penghargaan Sebagai Tokoh Penggerak Koperasi Nasional. (Foto: Kanal News).

SUMENEP, KanalNews.id – Keberadaan Koperasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tiga tahun terakhir ini terus bergeliat dan berkembang, hingga Bupatinay dinobatkan sebagai tokoh penggerak koperasi. Jumat, 13 Oktober 2023

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) jumlah koperasi hingga saat ini sudah sekitar 800 lebih masuk kategori aktif dan 300 hingga 400 koperasi dikatakan sehat dan produktif.

Bacaan Lainnya

Tentu keberhasilan ini tidak luput dari peran serta orang nomor satu di Kabupaten palinng ujung pulau Madura, yakni; Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan Dinas terkait.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid, bahwa pesatnya perkembangan Koperasi di tiga tahun ini berkat program dan dukungan penuh dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Alhamdulillah Koperasi di Sumenep sudah mulai ada kemajuan dan peningkatan baik secara kelembagaan maupun keuangan. Pencapaian ini tentu berkat program, saran dan dukungan dari Bapak Bupati Fauzi,” kata Chainur Rasyid kepada KanalNews.id di ruang kerjanya. Jumat (13/10/2023).

Lebih lanjut, Inunk Panggilan Akrab Kadiskop UKM Perindag menjelaskan, melalui program yang dijalankan sesuai petunjuk Bapak Bupati, saat ini Koperasi di Sumenep sudah mulai ada peningkatan terhadap dukungan penguatan di sektor ekonomi.

“Saat ini mindset koperasi kita sudah mulai berubah, bahwa Koperasi tidak lagi identik dengan sebuah organisasi simpan pinjam, tapi sebuah Koperasi yang sudah mulai bisa mewadahi terhdapt aktivitas apapun yang dikelola oleh masing-masing anggota,” trang Inunk.

“Jadi Saat ini Koperasi kita sudah mulai sadar, karena kita terus mengimbau agar Koperasi tidak lagi memberikan pinjaman yang bersifat konsumtif tapi diberikan kepada yang bersifat produktif atau untuk penguatan modal,” timpal Inunk.

Dalam memajukan Koperasi, sambung Inunk, Bupati Fauzi selalu mengimbau agar selalu turun kebawah untuk memberikan arahan dan melakukan pendampingan sehingga tercipta program penilain koperasi sehat.

“Program penilaian Koperasi sehat ini merupakan program Bapak Bupati kita agar kita selalu inten setiap hari turun kelapangan untuk memberikan arahan dan pembinaan kepada setiap koperasi yang ada di Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.

Mantan Kadis SDA itu juga menjelaskan, ada beberapa hal yang juga inten dilakukan oleh Bupati Fauzi dan memajukan Koperasi di Kota Keris, diantaranya; penguatan kelembagaan, manajeman tatakelola keuangan dan memberikan strategi digital marketing.

“Yang dilakukan Bapak Bupati selama ini adalah dengan melakukan penguatan kelambagaan dalam bentuk pelatihan, penguatan dan tatakelola keuangan koperasi hingga memberikan arahan tentang pemasaran atau pengembangan koperasi,” terang Inung.

Atas dasar itu, masih kata Kepala Dinas yang murah senyum itu, Bupati Fauzi dianugrahi pernghargaan yang luar biasa, yakni dinobatkan sebagai tokoh penggerak koperasi nasional dua tahun berturut-turut.

“Pada peringatan hari koperasi nasional tahun 2022 dilaksanakan Bali dan 2023 di Senayan, Beliau (Bupati Fauzi) mendapatkan penghargaan sebagai tokoh penggerak koperasi nasional, ini luar biasa sekali,” tutur Inunk.

“Bahkan tahun ini Beliau (Bupati Fauzi) juga mendapatkan penghargaan sebagai pembinaa koperasi andalan,” sambung Inunk.

Oleh sebab itu, Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep itu mengucapak terimakasih kepada Bupati Fauzi atas bimbingan dan arahan yang diberikan sehingga koperasi di Kota Keris benar-benar mengalami kemajuan.

“Jadi kami sampaikan terimaksih kepada Bapak Bupati karena terus membina, membimbing dan mengarahkan Koperasi kita sehingga mampu memperkuat sektor perekonomian di Kabupaten Sumenep,” pungkas Inunk. (Hil/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *