SUMENEP, KanalNews.id — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak masyarakat, khususnya kalangan santri, merawat kemerdekaan melalui kreativitas, inovasi, kerukunan, dan gotong royong.
Pesan itu disampaikan Bupati Fauzi sapaan akrab Bupati Sumenep pada waktu apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di halaman Kantor Bupati setempat. Kamis, 22 Oktober 2026.
Diketahui, HSN 2026 kali ini mengusung tema yang bertajuk “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”,peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan bangsa.
“Merawat dan mengisi kemerdekaan dengan jiwa yang tulus untuk berkreasi dan berinovasi demi masa depan yang lebih baik, adalah perjuangan yang tidak pernah selesai. Maka, mari kita teguhkan budaya kerukunan serta kegotongroyongan yang kita warisi dari para pendiri negeri ini,” pesan Bupati Fauzi. Kamis (22/12/2026).
Lebih lanjut, menurut Bupati dua periode itu menjelaskan, kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dilanjutkan melalui tindakan nyata demi masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim juga menekankan pentingnya melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui kerja keras dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini adalah esensi dari buah perjuangan dan doa para pendahulu kita. Dan ini bukan pencapaian akhir kehidupan, melainkan tanggung jawab kita untuk mengisinya dengan kerja keras demi kemajuan bersama,” kata KH. Imam Hasyim.
Untuk diketahui, Rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional itu juga diisi dengan penyerahan santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp42 juta kepada ahli waris peserta.
Selain itu, Kiai Imam sapaan akrabnya jug menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba Qira’atul Kutub atau membaca kitab kuning.
Untuk itu, peringatan Hari Santri Nasional 2026 diharapkan memperkuat kontribusi santri dalam bidang pendidikan, kreativitas, dan pengabdian sosial, sekaligus menjaga kerukunan serta gotong royong di tengah masyarakat. (Hil)















