Beranda / Regional / Jawa timur / Madura / Sumenep / Ibarat Semangka Busuk! Zamrud Khan; Gedung RS BHC Seperti Hotel, Pelayanan Berbanding Terbalik

Ibarat Semangka Busuk! Zamrud Khan; Gedung RS BHC Seperti Hotel, Pelayanan Berbanding Terbalik

Zamrud Khan dan RS BHC

SUMENEP, KanalNews.id — Praktisi hukum Zamrud Khan menyayangkan sikap manajemen Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep yang dinilainya tertutup terhadap publik dan wartawan.

Sikap tersebut disorot menyusul kasus kematian Moh. Firman Ramadhani alias Dani yang diduga meninggal setelah mendapatkan suntikan dari perawat RS BHC Sumenep.

Zamrud sapaan akrabnya menilai keterbukaan rumah sakit sangat penting untuk menjawab pertanyaan publik mengenai penanganan medis yang diterima pasien sebelum meninggal dunia.

Apalagi menurutnya, manajemen rumah sakit seharusnya memberikan ruang bagi wartawan untuk melakukan konfirmasi demi memastikan informasi mengenai kasus tersebut tersampaikan secara berimbang.

“RS BHC yang tergolong rumah sakit baru di Sumenep harusnya terbuka kepada wartawan dan publik agar kasus ini transparan bukan menutup diri seperti ini,” kata Zamrud. Rabu (21/10/2026).

Baca Juga :  Tragedi Kematian Pasien Jadi Sorotan Publik, Manajemen RS BHC Dipanggil Said Abdullah

Lebih lanjut, Zamrud juga menyayangkan sikap manajemen yang dinilainya belum memberikan penjelasan memadai mengenai perkembangan investigasi internal atas kematian pasien tersebut.

Bagi Zamrud, keterbukaan merupakan bagian penting dari tanggung jawab rumah sakit kepada masyarakat, terlebih ketika persoalan yang muncul berkaitan dengan keselamatan pasien.

Sindir Gedung Mewah, Soroti Kualitas Pelayanan

Zamrud juga melontarkan kritik tajam terhadap citra fisik RS BHC yang dinilai tidak seharusnya menjadi tolak ukur utama kualitas pelayanan kesehatan.

Zamrud menegaskan, kemegahan bangunan rumah sakit harus diimbangi dengan pelayanan profesional, komunikasi yang baik, dan transparansi ketika menghadapi persoalan serius.

“Percuma jugakan gedung seperti hotel tapi pelayanan berbanding terbalik dengan keadaan, kalau pelayanannya seperti itu lebih baik berobat ke tempat lain meski bangunannya biasa saja tapi pelayanan bagus dan terbuka,” tegasnya

Baca Juga :  Dinsos P3A Sumenep Alokasikan Dana Hibah Kelembagaan 2025 Capai Rp7,5 Miliar

Menurut Zamrud, masyarakat membutuhkan rumah sakit yang tidak hanya memiliki fasilitas memadai, tetapi juga mengutamakan keselamatan pasien dan bersedia memberikan penjelasan ketika muncul persoalan.

Zamrud juga menilai, sikap tertutup justru berpotensi memunculkan tanda tanya dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap pengelolaan pelayanan kesehatan.

Karena itu, ia meminta manajemen BHC segera memberikan keterangan yang jelas mengenai penanganan medis terhadap Firman serta perkembangan pemeriksaan internal yang sedang dilakukan.

Keluarga Masih Menunggu Kejelasan

Sebelumnya, perwakilan keluarga berinisial Y menyampaikan bahwa manajemen BHC mendatangi rumah duka di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Dalam kunjungan tersebut, pihak rumah sakit menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf atas meninggalnya Firman.

Baca Juga :  Polisi Konfrontasi Pihak Terkait Kasus Dugaan Penipuan BRI Sumenep, Pelapor Berharap Penyidik Netral

Namun, menurut Y, manajemen belum dapat menjelaskan hasil investigasi internal karena pemeriksaan disebut masih berlangsung.

“Mereka belum bisa menjawab. Kata mereka investigasinya belum selesai,” kata Y.

Hingga berita ini ditulis, penyebab kematian Alm. Dani belum dijelaskan secara medis kepada publik. Belum tersedia pula hasil investigasi yang memastikan ada atau tidaknya kesalahan penanganan medis.

Kendati demikian, KanalNews.id membuka ruang bagi manajemen RS BHC Sumenep untuk memberikan klarifikasi mengenai penanganan pasien, dugaan pasien meninggal setelah disuntik perawat, serta perkembangan investigasi internal.

Sebab, keterangan rumah sakit diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, berimbang, dan berdasarkan fakta mengenai kasus tersebut. (Hil)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *