Beranda / Regional / Jawa timur / Madura / Sumenep / Ukur Harmoni Sosial Masyarakat, Bakesbangpol Sumenep Bakal Survei IHal 2025

Ukur Harmoni Sosial Masyarakat, Bakesbangpol Sumenep Bakal Survei IHal 2025

Bakesbangpol Sumenep

SUMENEP, KanalNews.id– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep akan menggelar survei Indeks Harmoni Indonesia (IHal) tahun 2025.

Survei ini merupakan instruksi dari Ditjen Polpum Kemendagri dan Direktorat Ketahanan Ekososbud Jawa Timur.

Kepala Bakesbangpol Sumenep, Dzulkarnain, mengatakan survei ini bertujuan mengukur kemampuan masyarakat menjaga kerukunan dalam keberagaman.

“Survei ini rutin dilakukan setiap tahun untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya Indeks Harmoni Indonesia,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/3/2025).

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Matangkan RKPD 2027 Lewat Forum Perangkat Daerah

Lebih lanjut, Izoel panggilan karibnya menjelaskan, Survei IHaI itu juga mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat harmoni sosial di tengah masyarakat.

Apalagi menurutnya, pemahaman harmoni sosial penting karena perbedaan budaya dan pandangan politik bisa memicu konflik.

“Harmoni sosial adalah tujuan besar dari implementasi nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya.

Ia menambahkan, kesadaran akan pentingnya keberagaman membantu individu dan kelompok menjaga kerukunan sosial.

Baca Juga :  Disdik Sumenep Luncurkan Pelatihan Deep Learning Bagi Guru dan Kepala Sekolah

“Survei IHal 2025 juga menilai sejauh mana masyarakat mampu beradaptasi dengan kondisi sosial sekitarnya, ” ungkapnya.

Izoel juga menjelaskan, responden survei IHaI 2025 berasal dari berbagai kelompok, mulai ASN, DPRD, hingga pengusaha dan pekerja swasta.

“Semua individu dari berbagai profesi akan menjadi responden dalam survei ini,” tambahnya.

Untuk itu, Izoel berharap hasil survei jadi rujukan kebijakan untuk memperkuat kohesi sosial dan persatuan bangsa.

Baca Juga :  Bakal Beli Tembakau di Seluruh Indonesia, H. Her Memulai Pembelian di Bojonegoro, Temanggung, Jawa Tengah

“Pemerintah pusat dan daerah bisa menyusun program yang lebih tepat sasaran dan efektif, ” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat Sumenep dapat berpartisipasi aktif agar hasil survei mencerminkan kondisi sebenarnya.

“Kami berharap survei ini memberi rekomendasi kebijakan berbasis data untuk pembangunan sosial inklusif,” pungkasnya. (*)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *