Disambut Kesenian Tradisional, Ratusan Wisman Mengaku Senang Berkunjung ke Sumenep

Disambut Kesenian Tradisional, Ratusan Wisman Mengaku Senang Berkunjung ke Sumenep
Ratusan Wisman Disambut Kesenian Tradisional Saronen dan Disuguhkan Kuliner khas Sumenep. (Foto : Kanal News)

Sumenep, kanalnews.idRatusan Wisman (wisatawan mancanegara) asal Amerika dan Australia berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Rabu (01/03/2023).

Ratusan Wisman itu mengaku senang berkunjung ke Sumenep, sebab penyambutannya sangat ramah, apalagi disuguhkan dengan berbagai kesenian tradisional dan kuliner khas sumenep.

“Kami sangat kagum dengan budaya, kesenian khas Sumenep. Apalagi kulinernya enak dan unik sekali, kami sangat suka dan bikin betah berlama-lama disini,” kata salah satu turis yang di terjemah oleh Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan. Rabu (01/03/2023).

Merespon komentar ratusan wisman itu, Kepala Disbudporapar Sumenep Mohammad Iksan juga mengaku senang jika penyambutannya membuat terkesan para wisatawan mancanegara tersebut.

Baca Juga :  Diduga Jadi Mafia BBM, Kabag Hukum, Kades Nonggunong Bisa Diberhentikan Sementara

“Kami bersyukur jika penyambutan kami bisa berkesan pada para turis. Sebab sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan pelayanan terbaik bagi siapa saja yang berkunjung ke Sumenep,” katanya kepada Kanal News. Rabu (01/03/2023).

Lebih lanjut, Iksan panggilan akrabnya menjelaskan, kunjungan wisman kali ini yang pertama kali pasca Covid-19, maka dari itu harus memberikan yang terbaik bagi wisatawan.

“Melalui konsep wisata kita yang menerapkan Sapta Pesona, yaitu memberikan kesenangan, kenyamanan, keindahan sekaligus kenangan yang bisa diperoleh para wisatawan lokal maupun mancanegara,” ungkap Pria yang saat ini juga menjadi pengurus PC NU Sumenep.

Baca Juga :  Bela Marwah Pers, Aktivis Nilai Polres Sumenep Tak Serius Tangani Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis

Mantan Kepala Dinsos Sumenep itu juga mengatakan, kedatangan wisatawan mancanegara adalah untuk mengunjungi tiga Destinasi Wisata di Kabupaten yang dijuluki Kota Keris.

“Ratusan Wisman itu berasal dari Amerika dan Australia, Meraka rencananya akan mengunjungi Museum Keraton Sumenep, Masjid Jami’ dan Asta Tinggi, namun karena cuaca hujan, setelah dari Museum Keraton, mampir sebentar ke Masjid kemudian langsung balik ke pelabuhan tanjung,” ujar Iksan.

Kedepan, lanjut mantan aktivis PMMI, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumenep, pihaknya sudah berkerjasama dengan travel agen di luar negeri.

“Pemkab sudah menyatakan bahwa Sumenep sudah bisa dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Sehingga kami kembali berkoordinasi dan bekerjasama dengan travel agen di luar negeri agar ketika kapal pesiar bersandar ke Sumenep bisa disambung dengan baik,” pungkas Iksan. (Hil/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *