Beranda / Regional / Jawa timur / Madura / Sumenep / Viral! Video Keluarga Pasien Protes Keras Perawat RS BHC Sumenep

Viral! Video Keluarga Pasien Protes Keras Perawat RS BHC Sumenep

Viral Petugas BHC

SUMENEP, KanalNews.id — Video adu argumen antara keluarga pasien dan seorang perawat Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Jawa Timur, viral di TikTok. Keluarga mempertanyakan penanganan pasien yang mengalami muntah-muntah.

Rekaman berdurasi 1 menit 30 detik itu memperlihatkan seorang pria meminta penjelasan kepada perawat mengenai tindakan medis terhadap anggota keluarganya.

Video yang diunggah akun TikTok @patah.tpi.kuat dengan nama SaAeLau tersebut menuai beragam tanggapan warganet. Namun, kronologi lengkap kejadian dan kondisi akhir pasien belum terkonfirmasi.

Dalam keterangan unggahannya, pemilik akun menduga terjadi kelalaian dalam pelayanan terhadap pasien. Ia mempersoalkan tindakan perawat ketika pasien mengalami muntah-muntah hingga cairan keluar dari hidung dan mulut.

“Dr skit biasa masuk BHC sumenep berujung MAUT,,,, kelalaian salah satu pegawainya yg tidak bertanggung jawab entah apa yg ada di pikirannya sampai² nyawa orang di anggap UJI COBA,,,Dengan beberapa suntikan yg bisa menyebabkan kehilangan nyawanya letak kesalahannya dimna?? Ketika sedang berjuang dg cairn yg masuk kedalam tubuhnya dan cairan yg keluar dr hidung dan mulutnya DALAM KEADAAN INFUS DIMATIKAN dn perawatnya meninggalkannya.apakah ini layak di sebut penyelamat,,katanya perawat BHC sudah terpilih kok bisa seperti ini?,” tulis pemilik akun tersebut, sebagaimana dikutip dari KanalNews.id, Rabu (14/10/2026).

Baca Juga :  Kepala Dinkes P2KB Sumenep Tekankan Pelayanan Prima di Puskesmas

Dalam rekaman tersebut, seorang pria mempertanyakan kondisi pasien sebelum pemberian obat. Ia menyebut pasien masih dalam keadaan sadar dan hanya mengeluhkan nyeri perut.

“Pasien dalam keadaan sadar kan? keluhannya hanya nyeri perut,” tanya pria tersebut.

Perawat berseragam biru dan berkerudung abu-abu itu menjelaskan bahwa pasien dijadwalkan menerima obat pereda nyeri perut sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :  Dinsos P3A Sumenep Cekatan Tangani Pasien Tanpa Ada Keluarga yang Jaga di RSUD

Ia mengaku telah menjelaskan fungsi obat kepada pasien sebelum memberikannya. Menurut keterangannya dalam video, obat untuk mengatasi muntah diberikan terlebih dahulu.

“Setiap saya ngasih obat, saya bilang kepada pasiennya, ini untuk penghilang muntahnya. Sementara obat penghilang nyerinya saya masukkan terakhir,” kata perawat tersebut.

Perselisihan kemudian berlanjut ketika keluarga mempertanyakan kondisi pasien yang disebut mengalami muntah-muntah saat infus dimatikan.

“Mbak dengan kondisi pasien muntah-muntah, infus dimatikan, lali mbak tinggalkan?,” tanya pria dalam video.

Pria tersebut kembali mendesak perawat menjelaskan tindakannya saat pasien mengalami muntah-muntah.

Baca Juga :  Usai Diarak Warga Akibat Perselingkuhan, Kepsek dan Guru Honorer SDN Sakala II Dipanggil Kadisdik Sumenep

“Pasien dalam keadaan muntah, mbak tinggalkan? maksud mbak gimana jadi perawat. Ayo jawab,” lanjutnya.

Butuh Klarifikasi Rumah Sakit BHC

Dugaan yang disampaikan keluarga pasien melalui media sosial tersebut belum membuktikan adanya kelalaian medis. Penilaian memerlukan penelusuran kronologi, rekam medis, serta keterangan tenaga kesehatan terkait.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak RS BHC Sumenep mengenai kejadian tersebut. Upaya konfirmasi melalui kontak humas rumah sakit, sebagaimana dilaporkan Tim Media ini belum memperoleh jawaban.

Penyebab kejadian, kondisi pasien, serta ada atau tidaknya pelanggaran prosedur pelayanan medis masih belum dapat dipastikan.

KanalNews.id membuka ruang bagi pihak RS BHC Sumenep untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan penjelasan mengenai peristiwa tersebut. (Hil) 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *